Gegara Kadar CO, Forkopimda Kesulitan Mendata Korban di Lubang Emas Nanggung

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menuturkan, Forkopimda Kabupaten Bogor sudah berada di lokasi dugaan keracunan, di lubang tambang emas Ciguha, Desa Bantar Karet, Nanggung.

Gegara Kadar CO, Forkopimda Kesulitan Mendata Korban di Lubang Emas Nanggung
Kejadian kepulan zat karbonmonoksida (CO) itu terjadi Selasa dini hari kemarin sekitar pukul 00.30 WIB. Tak seperti dugaan awal, ternyata zat CO yang berasal dari terbakarnya kayu ternyata tidak beracun. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menuturkan, Forkopimda Kabupaten Bogor sudah berada di lokasi dugaan keracunan, di lubang tambang emas Ciguha, Desa Bantar Karet, Nanggung.

Kejadian kepulan zat karbonmonoksida (CO) itu terjadi Selasa dini hari kemarin sekitar pukul 00.30 WIB. Tak seperti dugaan awal, ternyata zat CO yang berasal dari terbakarnya kayu ternyata tidak beracun.

Namun, karena butuh kehatian-hatian jajarannya tidak langsung bisa mengetahui jumlah penambang PT.Antam Tbk Pongkor UPBE Pongkor ataupun penggali emas liar atau gurandil karena khawatir bisa menyebabkan tim penyelamat terganggu kesehatan dan terancam nyawanya.

"Forkopimda Kabupaten Bogor tadi belum bisa masuk ke lubang atau gua, karena ada kadar CO di dalam lubang atau gua," tutur Wikha kepada wartawan, Rabu 14 Januari 2026.

Tak hanya itu, Wikha juga belum bisa memperkirakan jumlah penggali emas yang ada di lubang atau gua tersebut.


Editor : Doni Ramdhani