Geger Penemuan Mortir dalam Rumah di Kawasan Dago

Seorang pemilik rumah di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, dibuat kaget. Saat melakukan renovasi Selasa (5/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, dia mendapati peluru mortir di area pekarang

Geger Penemuan Mortir dalam Rumah di Kawasan Dago
Petugas mengamankan mortir yang ditemukan di salah satu rumah di kawasan Dago, Selasa (5/3) pagi WIB
INILAH, Bandung- Seorang pemilik rumah di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, dibuat kaget. Saat melakukan renovasi Selasa (5/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, dia mendapati peluru mortir di area pekarangan .
 
Kevin Permana (27) pemilik rumah mengatakan saat itu tukang sedang menggali untuk renovasi rumahnya dan menemukan besi. Tiba-tiba saja, si tukang kaget karena yang diangkat ternyata peluru mortir.
 
"Kita lagi gali untuk renovasi, pas lagi gali gitu tukangnya nemuin benda kayak besi, pas diangkat ternyata peluru mortir, untung enggak meledak kita langsung lapor aja tadi," katanya di lokasi penemuan.
 
Menurut Kevin, Rumah yang kesehariannya digunakan untuk usaha restoran itu, merupakan milik Kakeknya yang berprofesi sebagai tentara. Namun Kevin belum dapat memastikan apakah mortir tersebut milik mendiang kakeknya atau bukan.
 
"Tidak pernah menemukan barang yang mecurigakan sebelumnya, apalagi barang peledak, tadi itu dikira knalpot, tahunya itu mortir," ucapnya.
 
Kevin yang langsung membuat laporan ke Polsek Coblong, Polisi pun mendatangi rumah tempat penemuan mortir ini, mereka langsung melakukan sterilisasi lokasi
dan memasang garis polisi.
 
Jihandak Gegana Brimob Polda Jabar juga mendatangi lokasi temuan dan mengamankan peluru mortir yang sebelumnya sudah diangkat ke teras. Mereka melakukan penyisiran di area rumah tersebut, karena ada dugaan dari pemilik rumah ada peluru mortir lainnya.
 
Kebanyakan peluru mortir yang ditemukan pada rumah tersebut, berada di dalam tanah pada kedalaman kurang dari satu meter. Hingga saat ini Tim Gegana sudah menemukan 8 peluru mortir, dan masih melakukan penyisiran, diduga masih ada peluru mortir lainnya yang tertanam di rumah tersebut.
 


Editor : inilahkoran