Gekbrong Menanti Sentuhan Wisata

Gekbrong Menanti Sentuhan Wisata
WISATA GEKBRONG: Anggota DPRD Jabar RK Dadan Surya Negara saat meninjau wisata di Desa Gekbrong.(ANTARA/AHMAD FIKRI)

INILAH, Cianjur - Perbukitan di Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, menyimpan potensi yang belum sepenuhnya dibuka untuk wisatawan. Hamparan alamnya menawarkan panorama yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata, termasuk kawasan perkemahan.

Potensi itu kini mulai mendapat perhatian. DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong Desa Gekbrong dikembangkan menjadi desa wisata, dengan penataan yang melibatkan pemerintah desa, masyarakat, hingga pelaku usaha.

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jabar RK Dadan Surya Negara mengatakan, bentang perbukitan di Gekbrong memiliki daya tarik yang tidak kalah dengan sejumlah destinasi wisata lain di Jawa Barat.

Akses menuju kawasan tersebut juga relatif mendukung. Jalan dengan konstruksi cor beton telah memudahkan perjalanan menuju sejumlah lokasi yang saling terhubung. Tinggal fasilitas pendukung yang perlu dilengkapi agar kawasan tersebut semakin siap menerima wisatawan.

“Sebagai wakil rakyat dari Cianjur, kami siap membantu Pemdes Gekbrong yang sudah mulai melakukan penataan termasuk membawa investor untuk menanamkan modalnya karena kekayaan alamnya memiliki potensi yang sangat menjual,” kata Dadan di Cianjur, seperti dikutip dari ANTARA, Minggu (4/10). .

Saat ini, kawasan perbukitan Gekbrong memang belum ramai dikunjungi. Selain belum dibuka secara resmi, sejumlah fasilitas umum seperti kamar mandi dan mushala masih terbatas.

Namun, keterbatasan itu justru menjadi bagian dari pekerjaan rumah untuk menjadikan Gekbrong sebagai desa wisata. Pengelolaan dapat dilakukan pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan menggandeng kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Dengan pengelolaan yang terarah, potensi alam tidak hanya menjadi tempat berwisata, tetapi juga sumber pendapatan bagi desa dan masyarakat.

Dadan juga mendorong penghijauan kawasan melalui bantuan bibit pohon buah. Selain memberikan manfaat ekonomi karena buahnya dapat dikonsumsi maupun dijual, keberadaan pohon keras diharapkan membantu menjaga kestabilan tanah dan mengurangi risiko longsor. (gin)


Editor : Inilahkoran