Gempa Dangkal Getarkan Sukabumi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Gempa sempat menggetarkan Sukabumi, Minggu (4/9) pagi. Guncangan bermagnitudo 4,1 itu terjadi pukul 08.31 WIB dan terasa hingga Palabuhanratu, Cianjur, serta Cidolog.
Tak berlangsung lama, getaran tersebut membuat sejumlah warga merasakan rumah seakan bergerak. Di Palabuhanratu dan Cianjur, intensitas gempa tercatat pada skala II-III Modified Mercalli Intensity (MMI). Sementara di Cidolog, getaran dirasakan pada skala II MMI.
“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” kata Plt Kepala BBMKG Wilayah II, Ana Oktavia Setiowati, dalam keterangan resmi BMKG, Minggu (4/10).
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di laut, sekitar 51 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi. Titik gempa berada pada koordinat 7,43 Lintang Selatan dan 106,69 Bujur Timur dengan kedalaman 23 kilometer.
BMKG memperbarui parameter gempa tersebut menjadi magnitudo 4,1. Dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa dikategorikan sebagai gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di bawah laut.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut,” ujar Ana.
Meski getaran dirasakan di sejumlah wilayah, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa. Hingga pukul 08.45 WIB, pemantauan BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan.
Kondisi itu membuat gempa berlalu tanpa meninggalkan laporan kerusakan. Namun, guncangan pagi tersebut kembali mengingatkan bahwa bumi sewaktu-waktu dapat bergerak tanpa banyak tanda.
(yuliantono/gin)
Editor : Inilahkoran

