Genjot Kunjungan Wisata, Disparbud Jabar Gaet Wisatawan Indonesia Timur
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar akan menggaet wisatawan dari Indonesia Timur. Hal ini dilakukan Disparbud Jabar sebagai upaya peningkatan kunjungan wisatawan lokal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar akan menggaet wisatawan dari Indonesia Timur. Hal ini dilakukan Disparbud Jabar sebagai upaya peningkatan kunjungan wisatawan lokal.
Adapun langkah yang ditempuh untuk menggaet wisatawan dari Indonesia Timur tersebut salah satu caranya dengan mengikuti Makassar International Eight & Forum Festival (MIEFF) pada 7 hingga September 2022 nanti.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar mengatakan, potensi kunjungan wisatawan harus perlu digenjot untuk merealisasikan target 40 juta kunjungan wisatawan lokal ke Jabar. Karena itu, keikutsertaan Jabar dalam ajang itu untuk menggaet wisatawan dari wilayah Indonesia Timur.
"Makassar merupakan kota dengan infrastruktur pendukung yang strategis kawasan Indonesia bagian timur, dapat dikatakan menjadi hub pasar pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia bagian timur," kata Benny, Selasa 6 September 2022.
Berbagai promosi dari Jabar akan berlokasi di paviliun F8. Pengunjung F8 akan disuguhi pameran dan selling produk ekraf unggulan Jawa Barat baik itu fashion, craft, art, culture dan lainnya.
Selain itu, akan ada juga hotdeals paket wisata yang dijual dari Makassar ke kota-kota di Jawa Barat. Kegiatan ini dibungkus ke dalam satu suguhan menarik dengan membawa seniman-seniman interaktif yang akan berpentas di sana.
"Di sana kita akan promosi Smiling West Java melalui kegiatan direct promotion pariwisata, budaya dan ekonomi Kreatif Jawa Barat. Paviliun Jawa Barat di kegiatan F8 ini akan menjadi wadah direct promotion Jawa Barat yang langsung berinteraksi dengan calon pelanggan/wisatawan," paparnya.
Selain promosi wisata, Benny menuturkan, misi Jabar dalam ajang tersebut yakni mengajak pemerintah setempat untuk berkolaborasi, kerja sama bidang pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat selalu berusaha menginisiatif untuk menyuarakan pembangunan berkelanjutan di tingkat regional, nasional dan global. Salah satunya dengan menyajikan ruang publik untuk berekspresi, dan berkarya menjadi nilai ekonomi kreatif," ungkapnya.
Selain itu, di paviliun Jabar juga akan menampilkan karya lukisan dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang dijadwalkan hadir untuk membuka acara dan berinteraksi dengan calon wisatawan.
"Bapak Gubenur Jawa Barat rencana nya selain menghadiri secara langsung pembukaan acara F8, beliau akan berinteraksi langsung dengan pengunjung Paviliun Jawa Barat. Podcast dan workshop ekonomi kreatif akan dilakukan dengan berkolaborasi dengan narasumber Jawa Barat dan Makassar," tutur Benny.
Rencananya ada sembilan lukisan karya Ridwan Kamil yang akan dipajang di paviliun Jabar.
"Lukisan yang akan dibawa yakni seni lukis modern, benda, bentang alam dan figur-figur manusia. Beberapa lukisan juga menampilkan abstraksi dan pengolahan idiom kaligrafi Islam. Secara umum, Kang Emil menyukai warna-warna cerah dengan saturasi yang tinggi untuk lukisan," jelasnya. (Riantonurdiansyah)
Editor : Ahmad Sayuti

