Kemudian, FIFA telah melakukan penyelidikan internal atas insiden tersebut dan mencari tahu bagaimana
Salt Bae diberi akses ke lapangan untuk ikut merayakan kemenangan
Argentina di
Piala Dunia 2022.
Selain penyelidikan itu, Kaveh Solhekol dari Sky Sports melaporkan bahwa Presiden FIFA Infantino telah berhenti mengikuti
Salt Bae yang bernama asli Nusret Gokce, di Instagram.
“Presiden FIFA Gianni Infantino mengikuti 303 orang di Instagram. Salah satunya adalah
Salt Bae. Tidak lagi. Berhenti mengikuti," tulis Solhekol di Twitter.
Adapun, beberapa hari setelah kejenakaan
Salt Bae pada selebrasi
Argentina, rekaman lama yang memperlihatkan Infantino makan di salah satu restorannya serta foto kebersamaannya muncul ke permukaan.
Namun, FIFA membantah bahwa mereka memiliki hubungan komersial dengan bintang media sosial tersebut dan menyatakan bahwa
Salt Bae tidak diundang ke lapangan oleh Infantino.
"Menyusul tinjauan, FIFA telah menetapkan bagaimana individu memperoleh akses yang tidak semestinya ke lapangan setelah upacara penutupan di stadion Lusail pada 18 Desember. Tindakan internal yang sesuai akan diambil," jelas pihak FIFA kepada BBC.
Selain berfoto bersama anggota skuat
Argentina,
Salt Bae juga terlihat memegang hingga mencium trofi Piala Dunia.
Sementara itu, ada aturan FIFA tentang siapa saja yang diizinkan menyentuh trofi paling bergengsi di sepakbola internasional itu.
“Sebagai salah satu simbol olahraga paling dikenal di dunia dan ikon yang tak ternilai, Trofi Piala Dunia FIFA asli hanya dapat disentuh dan dipegang oleh sekelompok orang yang sangat terpilih, termasuk mantan pemenang Piala Dunia FIFA dan kepala negara.” tertulis di Website resmi FIFA.***(Ridwan Firdaus)