Gudang Kosmetik di Bandung Ludes Terbakar, 12 Armada Damkar Dikerahkan

Gudang kosmetik di Jalan Soekarno Hatta, Bandung, terbakar pada Selasa (18/11/2025) dini hari. Damkar kerahkan 12 armada dan 48 personel. Api padam dalam dua jam, tanpa korban jiwa.

Gudang Kosmetik di Bandung Ludes Terbakar, 12 Armada Damkar Dikerahkan
Ilustrasi kebakaran.

INILAHKORAN, Bandung – Sebuah gudang kosmetik di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, habis terbakar, Selasa (18/11/2025) dini hari.

Kobaran api yang cepat membesar membuat warga sekitar panik dan langsung melaporkan kejadian itu ke Dinas Pemadam kebakaran dan Penyelamatan (DPMKP) Kota Bandung.

Kepala Bidang Pemadaman DPMKP Kota Bandung, Leonard, mengatakan laporan pertama diterima pada pukul 02.34 WIB. Tidak lama setelahnya, petugas damkar segera meluncur ke lokasi kejadian.

“Sesampainya di lokasi, api sudah berkobar cukup besar. Petugas langsung melakukan penyekatan dari arah depan dan belakang untuk mencegah api merambat,” ujar Leonard, Selasa (18/11/2025) pagi.

Pemadaman Berlangsung Dua Jam

Upaya pemadaman dilakukan secara masif. Empat pancaran air diarahkan ke bagian depan gudang, sementara dua lainnya bekerja dari sisi belakang. Total 12 unit armada dan 48 personel diterjunkan dalam operasi tersebut.

Setelah berjibaku hampir dua jam, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran gudang kosmetik di Bandung ini. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

350 Meter Persegi Bangunan Hangus

Dari total luas bangunan 885 meter persegi, sekitar 350 meter persegi area gudang hangus terbakar. Sejumlah bagian lainnya berhasil diselamatkan, termasuk ruang staf, area gudang online, serta sebagian aset bangunan seluas 535 meter persegi.

Leonard menambahkan, penyebab kebakaran masih diselidiki. Namun, api pertama kali diketahui oleh seorang petugas keamanan bernama Asep.

“Menurut keterangan security, api muncul dari ruang penyimpanan kosmetik. Awalnya kecil lalu cepat membesar. Melihat kondisi itu, petugas keamanan segera menghubungi dinas kebakaran,” jelas Leonard. ***


Editor : Gin gin T Ginulur