Showroom Mobil Bekas di Bandung Terbakar, Diduga Korsleting Chevrolet

Sebuah showroom mobil bekas di Jalan Moh. Toha, Kecamatan Regol, Kota Bandung, terbakar pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.50 WIB.

Showroom Mobil Bekas di Bandung Terbakar, Diduga Korsleting Chevrolet
Sebuah showroom mobil bekas di Jalan Moh. Toha, Kecamatan Regol, Kota Bandung, terbakar pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.50 WIB.

INILAHKORAN.ID-Sebuah Showroom mobil bekas di Jalan Moh. Toha, Kecamatan Regol, Kota Bandung, terbakar pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.50 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada satu unit mobil Chevrolet yang terparkir di dalam Showroom.

Sekretaris Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Kurniawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada Jumat pagi dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi.

"Api berasal dari satu unit kendaraan Chevrolet yang mengalami kerusakan atau korsleting pada sistem kelistrikan," kata Kurniawan.

Saat kejadian, Showroom masih dalam kondisi tutup sehingga tidak ada aktivitas maupun orang di dalam bangunan. Kondisi tersebut membuat tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Showroom masih tutup, tidak ada orang. Jadi secara teknis diduga terjadi korsleting listrik pada kendaraan yang kemudian menyebabkan kebakaran," ujarnya.

Menurut Kurniawan, kebakaran hanya menghanguskan satu unit mobil. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke kendaraan lain yang berada di dalam Showroom.

"Alhamdulillah petugas cepat datang ke lokasi dan langsung melakukan penanganan sehingga tidak terjadi perambatan ke unit-unit kendaraan lainnya," ucapnya.

Selain membakar satu unit mobil Chevrolet, api juga menyebabkan sebagian area Showroom mengalami kerusakan. Saat proses pemadaman, petugas membuka sebagian atap bangunan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

"Belum ada informasi terkait kerugian secara nominal. Yang jelas satu unit mobil terbakar dan ada kerusakan pada area Showroom karena saat proses pemadaman atap juga kami buka untuk memastikan api benar-benar padam," tutur Kurniawan.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut, sementara nilai kerugian akibat insiden tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.***


Editor : JakaPermana