Gunakan Helikopter H225M Caracal, Rudy Susmanto Evaluasi Penanganan Bencana

Dari atas Helikopter H225M Caracal, Rudy Susmanto yang berseragam Komando Cadangan Angkatan Darat (Komcad) melihat kondisi Perumahan Vila Nusa Indah, Desa Bojong Kulur, Gunung Putri.

Gunakan Helikopter H225M Caracal, Rudy Susmanto Evaluasi Penanganan Bencana
Dari atas Helikopter H225M Caracal, Rudy Susmanto yang berseragam Komando Cadangan Angkatan Darat (Komcad) melihat kondisi Perumahan Vila Nusa Indah, Desa Bojong Kulur, Gunung Putri.

INILAHKORAN, Bogor - Bupati Bogor Rudy Susmanto, didampingi Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI A. F. Picaulima, Wabup Bogor Jaro, Komandan Kodim 0621 Letkol (Inf) Henggar Tri Wahono, Wabup Bogor Jaro Ade, Sekda Ajat Rochmat Jatnika, Kepala BPBD Ade Hasrat dan Kepala Dinas Perhubungan Agus Ridho meninjau kondisi Bumi Tegar Beriman pasca bencana banjir bandang

Dari atas Helikopter H225M Caracal, Rudy Susmanto yang berseragam Komando Cadangan Angkatan Darat (Komcad) melihat kondisi Perumahan Vila Nusa Indah, Desa Bojong Kulur, Gunung Putri.

Ia juga melihat beberapa jembatan rawayan atau bailey yang sudah terbangun pasca putus, Rudy Susmanto juga melihat kondisi Daerah Airan Sungai (DAS) Cikeas - Cileungsi yang banyak sampah.

"Pasca bencana banjir bandang 3 Maret lalu, Perumahan Vila Nusa Indah mulai bersih dari lumpur dan sampah," kata Rudy Susmanto kepada wartawan, Kamis, 27 Maret 2025.

Dia menerangkan, sampah-sampah terutama di DAS Cileungsi dan Cikeas akan dibersihkan oleh Forkopimda Kabupatsn Bogor.

Lalu, hingga sebelum Hari Raya Idhul Fitri 1446 Hijriyah, jajarannya akan bahu membahu mrenyambungkan 8 jembatan yang putus baik di Kecamatan Babakan Madang, Citeureup, Megamendung dan Cisarua.

"Kami menargetkan sebelum Hari Raya Idhul Fitri 1446 Hijriyah, berkat kerjasama semua pihak, kita sudah pulih atau recovery dari bencana banjir bandang, tanah longsor dan lainnya," terangnya.

Rudy pun mengajak seluruh masyarakat untuk melestarikan alam, dan terkait mitigasi, pemerintah akan menormalisasi sungai dan sejumlah setu.

"Mitigasi bencana jangka panjang yang akan kami lakukan ialah mengajak masyarakat melestarikan alam, menormalisasi sungai dan sejumlah setu. Selain dengan Pemprov Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Bogor juga memohon dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian ATR/BPN," tukasnya.***


Editor : Bsafaat