Gustavo Franca Beri Jawaban Berkelas Soal Selisih Poin Persib Bandung dengan Dewa United
Gustavo Franca memberikan jawaban berkelas soal selisih poin Persib Bandung dengan Dewa United di papan klasemen sementara Liga
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gustavo Franca memberikan jawaban berkelas soal selisih poin Persib Bandung dengan Dewa United di papan klasemen sementara Liga 1 musim ini.
Tercatat saat ini, kedua tim antara Persib Bandung dan Dewa United memiliki selisih 8 poin. Maung Bandung yang berada di puncak klasemen sudah mengantongi 57 poin. Sedangkan tim yang kini bermarkas di Banten ini memiliki 49 poin dari 27 laga yang telah dilakoni.
Gustavo Franca mengaku tidak pernah melihat papan klasemen sekalipun jarak poin Persib Bandung dengan Dewa United saat ini berdekatan. Ia hanya fokus pada timnya sendiri.
“Kami tidak melihat melihat ke papan klasemen, kami hanya melihat tim sendiri dan kami harus memenangkan semua pertandingan,” ujar Franca, Kamis, 13 Maret 2025.
Menurutnya, dengan memenangkan seluruh pertandingan di tujuh laga sisa ini, Persib Bandung akan memiliki banyak poin. Sehingga tim lain, termasuk Dewa United tidak bisa mengejar poin yang dimiliki Maung Bandung.
“Jika kami bisa melakukan tugas kami, kami tidak perlu menyita perhatian kepada tim lain. Itu fokusnya, fokus ke Persib,” tegasnya.
Secara hitung-hitungan, Persib Bandung hanya membutuhkan 13 poin tambahan atau empat kemenangan dan satu kali imbang dari tujuh laga sisa untuk memastikan juara Liga 1 musim ini.
Jika 13 poin itu dicapai, maka Persib Bandung akan memperoleh 70 poin dimana itu adalah angka maksimal yang akan diraih Dewa United apabila berhasil memenangkan seluruh tujuh laga sisa.
Sehingga satu kekalahan atau imbang yang dialami Dewa United di laga mendatang, akan membuat peluang Persib Bandung untuk juara lebih cepat. Itu pun jika Maung Bandung mampu terus meraih kemenangan.
Meski demikian tidak mudah bagi Persib Bandung. Sebab banyak tantangan yang bisa menjadi penghambat untuk menjadi juara Liga 1 musim ini.
Seperti yang diungkapkan pelatih Bojan Hodak, faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab timnya akan mengalami rintangan berat untuk menjadi juara. Pasalnya timnya ini dihadapkan banyak pertandingan di musim ini.
Selain Liga 1, Persib Bandung melakoni kejuaraan lainnya yakni Piala Presiden 2025 dan Kompetisi Asia bertajuk AFC Champions League (ACL) Two 2024/2025.
"Kami menghadapi masalah karena kami memainkan sembilan pertandingan lebih banyak dibandingkan tim lain. Ini karena kami bermain di Piala Presiden dan kemudian di ACL Two. Kami tidak punya waktu istirahat sama sekali, itu sebabnya kami mengalami begitu banyak cedera," ujar Bojan Hodak.
Selain itu, lanjutnya, kualitas lapangan di beberapa tempat menjadi salah satu faktor penyebab timnya mengalami kendala di musim ini. Terbukti beberapa pemainnya menjadi korban.
Seperti halnya Febri Hariyadi dan Dedi Kusnandar. Keduanya bahkan harus beristirahat panjang karena proses pengobatan melalui meja operasi.
"Tapi ada kabar baiknya, setelah jeda (Liga 1 2024/2025) Febri akan kembali, Dimas juga akan kembali. Dedi akan mulai berlatih," bebernya.
Khusus Dedi Kusnandar, pelatih asal Kroasia ini belum mengetahui kapan pemainnya itu bisa benar-benar kembali dan terlibat bermain dalam sebuah pertandingan.
"Selain itu, dua pemain yang sebelumnya terkena skorsing yaitu Nick dan Ryan Kurnia, akan kembali bermain. Jadi saya pikir kami akan kembali berada dalam kondisi yang bagus," tegasnya.
Sejauh ini Persib Bandung masih berada di papan atas klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan 57 poin. Tim berjulukan Maung Bandung ini terpaut 8 poin dengan Dewa United yang berada di urutan dua.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti

