Haaland Sindir VAR usai Mbappe Gagal Eksekusi Penalti ke Gawang Maroko
Erling Haaland mengkritik lamanya proses VAR saat penalti Kylian Mbappe gagal, meski Prancis akhirnya mengalahkan Maroko 2-0 dan lolos ke semifinal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Lolosnya Prancis ke semifinal Piala Dunia 2026 menyisakan perbincangan lain di luar hasil pertandingan. Erling Haaland melontarkan kritik terhadap lamanya proses tinjauan Video Assistant Referee (VAR) sebelum Kylian Mbappe mengeksekusi penalti.
Mbappe pun akhirnya gagal mengeksekusi penalti saat Les Bleus mengalahkan Maroko 2-0 di Boston Stadium, Kamis (9/7/2026) waktu setempat atau Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Prancis memperoleh hadiah penalti pada babak pertama setelah Mbappe dijatuhkan Noussair Mazraoui di dalam kotak terlarang.
Namun, eksekusi penalti tidak bisa langsung dilakukan. Wasit lebih dulu menunggu hasil pemeriksaan VAR yang berlangsung lebih dari tiga menit untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam proses serangan.
Lamanya peninjauan itu mendapat sorotan dari Haaland. Melalui akun Snapchat pribadinya, penyerang Norwegia tersebut mengaku heran dengan durasi pemeriksaan VAR yang membuat Mbappe harus menunggu cukup lama sebelum mengambil penalti.
"Menunggu lima menit untuk mengambil penalti itu terlalu lama," tulis Haaland seperti dikutip dari sportskeeda.
Setelah penantian panjang, Mbappe maju sebagai algojo. Namun, tendangan mendatarnya berhasil dibaca dan diamankan kiper Maroko, Yassine Bounou. Kegagalan tersebut menjadi penalti kedua yang gagal dikonversi Mbappe bersama timnas Prancis sejak 2021.
Meski demikian, penyerang anyar Real Madrid itu mampu bangkit pada babak kedua. Mbappe memecah kebuntuan pada menit ke-60 lewat tembakan dari permainan terbuka yang membawa Prancis unggul 1-0.
Keunggulan Les Bleus bertambah enam menit berselang. Ousmane Dembele mencetak gol kedua setelah melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Bounou.
Maroko sempat berupaya memperkecil ketertinggalan pada sisa pertandingan, tetapi pertahanan Prancis tampil solid hingga peluit panjang berbunyi. Les Bleus pun menutup laga dengan kemenangan 2-0 sekaligus memastikan langkah ke semifinal.
Hasil itu membuat Prancis melaju ke semifinal Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Pasukan Didier Deschamps kini menunggu pemenang pertandingan Spanyol melawan Belgia yang akan menjadi lawan mereka di babak empat besar.
Di sisi individu, gol ke gawang Maroko membawa Mbappe kembali memimpin persaingan perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Dia kini mengoleksi delapan gol, menyamai catatan Lionel Messi, tetapi unggul dalam jumlah assist.
Mbappe juga semakin dekat dengan rekor gol Messi di putaran final Piala Dunia. Penyerang berusia 27 tahun itu kini hanya terpaut satu gol dari torehan 21 gol yang dicatatkan legenda Argentina tersebut sepanjang sejarah turnamen. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

