Hadiri Hajat Lembur Desa Sukamanah, Bupati Dadang Supriatna Sampaikan Program Prioritas
Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah ribuan masyarakat dalam kegiatan tasyakur binikmat hajat lembur (sareundeuk, saigeul, sabobot, sapihanean) di Desa Sukamanah Solokan Jeruk
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Soreang - Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah ribuan masyarakat dalam kegiatan tasyakur binikmat hajat lembur (sareundeuk, saigeul, sabobot, sapihanean) di Desa Sukamanah Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Senin 26 Agustus 2024 malam.
Hajat lembur itu dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan RI yang dikemas melalui pagelaran seni budaya wayang golek dengan Dalang Ginanjar Wawan Dede Amung Sutarya yang digelar oleh Pemerintah Desa Sukamanah.
Kehadiran Bupati Dadang disambut antusias oleh masyarakat dalam upaya mendekatkan silaturahmi dan kebersamaan. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar, Camat Rancaekek Diar Hadi Gusdinar, Kepala Desa Sukamanah Dede Rahim serta para kepala desa se-Kecamatan Rancaekek juga turut hadir pada kegiatan hajat lembur tersebut.
Dadang mengatakan, hajat lembur dalam rangka HUT ke-79 Kemerdekaan RI ini rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Desa Sukamanah, BPD, LPMD dan perangkat desa lainnya, serta RW, RT, kader PKK serta masyarakat Desa Sukamanah.
"Mudah-mudahan dengan adanya hajat lembur bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dan bisa meningkatkan percepatan perekonomian di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek," kata Dadang dalam sambutannya.
Dadang mengucapkan terima kasih kepada perangkat desa, para RW, RT dan seluruh masyarakat Desa Sukamanah.
"Dimana tidak terasa saya sudah 3 tahun 4 bulan jadi Bupati. Mudah-mudahan program yang sudah diluncurkan lebih manfaat dan berkah untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya Desa Sukamanah," ujarnya.
Dadang pun turut mengungkapkan ada aspirasi dari masyarakat Kecamatan Rancaekek, terkait belum ada SMAN di Desa Sukamanah tersebut.
"Insya Allah awal bulan (September 2024) nanti ada peletakan batu pertama pembangunan SMAN di Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek, yang insya Allah akan menggunakan tanah carik desa. Pak Kades dan BPD untuk melaksanakan musyawarah, supaya masyarakat di Desa Sukamanah bisa melanjutkan sekolahnya ke SLTA hingga ke perguruan tinggi," katanya.
Dadang menyebutkan, masyarakat juga tidak perlu khawatir untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
"Karena kami punya program Besti (Beasiswa Ti Bupati), untuk para siswa yang sudah selesai melanjutkan SLTA dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Maka manfaatkan program Beasiswa Ti Bupati tersebut," katanya.
Dadang berharap warga Desa Sukamanah bisa melanjutkan sekolahnya ke perguruan tinggi.
Dadang juga turut menyampaikan 13 program prioritas Bupati Bandung yang sudah diluncurkan kepada masyarakat. Di antaranya program insentif guru ngaji dengan anggaran Rp 109 miliar/tahun untuk 17.000 guru ngaji.
"Ada juga insentif RT, RW, perangkat desa, BPD, termasuk siltap, Linmas, kader PKK. Insya Allah kader PKK dan Posyandu yang menerima insentif bertahap. Insya Allah tahun 2025, semua kader PKK dan Posyandu diberikan insentif," ujarnya.
Dadang juga turut menjelaskan kepada masyarakat ada program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan.
"Maksud dan tujuannya untuk memberantas bank emok yang merajalela di Kabupaten Bandung," katanya.
Dadang erharap melalui program prioritas itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Bandung. Untuk itu, dia berharap masyarakat untuk memanfaatkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan tersebut.
"Intinya, saya ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung. Teknisnya bisa disosialisasikan oleh Pak Kades, dengan cara datang ke BPR Kerta Raharja dan ke bjb terdekat," ujarnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

