Hadirkan Inovasi Baru, KBP Launching EV Shuttle yang Ramah Lingkungan

Dinamai KBPayuk EV Shuttle, kendaraan ini menghadirkan layanan transportasi terbaru yang mengusung konsep ramah lingkungan dengan menggunakan armada mobil listrik.

Hadirkan Inovasi Baru, KBP Launching EV Shuttle yang Ramah Lingkungan
KBPayuk, EV Shuttle yang menjadi inovasi baru di KBP

INILAHKORAN, Ngamprah - Seolah belum puas dengan berbagai pengembangan yang dihadirkan, Kota Baru Parahyangan (KBP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Kembali menghadirkan inovasi dari sisi aksesibilitas dengan system transportasi berbasis ramah lingkungan.

Dinamai KBPayuk EV Shuttle, kendaraan ini menghadirkan layanan transportasi terbaru yang mengusung konsep ramah lingkungan dengan menggunakan armada mobil listrik.

Manager Commercial Kota Baru Parahyangan, Audrey Kurnia mengatakan,  layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas penghuni dan pengunjung KBP memberikan pilihan transportasi yang inklusif dan fleksibel untuk berkeliling kota.

"Pastinya untuk menghubungkan seluruh area di KBP baik itu warga maupun fasilitas yang ada dan juga area komersil," kata Audrey saat ditemui usai peluncuran KBPayuk EV Shuttle di Kota Baru Parahyangan, Sabtu 2 November 2024.

Tak hanya itu, jelas Audrey, untuk bisa menggunakan fasilitas EV Shuttle pihaknya tidak memungut biaya sepeser pun alias gratis.

"Ini free, jadi warga dan tamu bisa menikmati layanan ini tanpa berbayar," jelasnya.

Audrey menyebut, untuk bisa mencoba EV Shuttle warga atau tamu hanya tinggal menunggu di halte yang telah disiapkan.

Nanti, di situ (halte) juga terpampang jadwal kedatangan EV Shuttle dan nanti warga atau tamu bisa langsung mencobanya.

"Warga atau tamu bisa mencoba menunggu EV Shuttle di beberapa halte, yakni Halte Bumi Hejo, Halte Sasakirana, Halte Wahoo, Halte Pariwarna, Halte Al-Irsyad, Halte Wangsakerta, Halte Mason Pine Hotel, Halte Pitaloka, Halte Ratnasasih an Halte BTD," sebutnya.

"Untuk sementara ini unit EV Shuttlenya baru satu dan jam operasionalnya mulai dari jam 09.00 WIB," sambungnya.

Dikatakan Audrey, yang membedakan EV Shuttle dengan kendaraan transportasi sejenis, yakni pihaknya memilih kendaraan mobil listrik sebagai komitmen KBP dalam memberikan layanan yang berkesinambungan dan ramah lingkungan, serta aman.

"Armada listrik yang digunakan juga mendukung upaya pengurangan polusi, sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi daya tarik tersendiri," katanya.

Marketing Manager Kota Baru Parahyangan, Joseph Ijong Dachlan menambahkan, sebagai satu entity yang besar kota mandiri, selain ada hunian di KBP ini ada komersil juga.

Setelah perjalanan 24 tahun ini, sambung Ijong, kehadiran EV Shuttle ini mengintegrasi semua aktivitas di sini.

"Pertama untuk warga karena yang paling merasakan dan paling dekat. Tapi impact yang kedua dengan hadirnya Kereta Cepat Whoosh dan jalan tol itu traffic dari luar pun akan bisa menikmati di sini," kata Ijong.

Tentunya, ungkap Ijong, sedari awal memang pihaknya mengusung pembangunan yang berkelanjutan. Sehingga, pada masa sekarang pihaknya memilih EV Shuttle.

"Itu semua harapan yang kita inginkan, warga hepi dan stakeholder lain seperti pengunjung juga bisa merasakan kenyamanan di KBP," ujarnya.***


Editor : Firda Rachmawati