INILAH, Bogor – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Bogor dan sekitarnya Sabtu (10/11) sore. Hanya dalama tiga jam, Tim Pusdalops-PB dan TRC-PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima 11 laporan yang didominasi kejadian banjir akibat air sungai meluap.
Operator Tim Pusdalops-PB dan TRC-PB BPBD Kota Bogor Achmad Maulana mengatakan, laporan pertama yang diterima sekitar pukul 15.45 WIB yaitu kejadian tiang penyangga kabel bawah tanah milik PLN dan Telkom di Jalan Veteran Jembatan Sarijan RT 01 RW 01, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, rubuh digerus debit air Sungai Cisadane.
"Kemudian pukul 16.00 WIB diterima laporan banjir lintasan setinggi 30 cm merendam 5 rumah di Panaragan Pojok RT 03 RW 07, Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat. Selanjutnya pukul 16.45 WIB, laporan pohon tumbang di wilayah RT 03 RW 05 Masjid Al Huda, Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat. Pohon setinggi 10 meter dengan diameter 2 meter menutupi halaman masjid," ungkap Achmad kepada INILAH, Sabtu (10/11) malam.
Achmad melanjutkan, Tim BPBD pun menindaklanjuti ke lapangan terkait laporan atap rumah ambruk milik Suningsih di Kampung Loji Gg Bambu Kuning RT 05 RW 11, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat. Tak jauh dari rumah Suningsih, rumah milik Hamzah di RT 01 RW 02 juga mengalami hal yang sama.
"Laporan kembali masuk pada pukul 18.00 WIB di Kampung Batakal RT 01 RW 07, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, terjadj banjir lintasan setinggi 50 cm hingga menggenangi dua rumah warga milik Jumiati dan Sumintarsih," tambahnya.
Achmad menuturkan, laporan kejadian cukup mengagetkan pada pukul 17.00 WIB di RT 02 RW 05, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, pohon limus setnggi 8 meter dan diameter 80 cm tumbang menimpa tiga atap rumah warga milik Sri Maesaroh, Oleh, dan Dede. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.
"Akibat intensitas hujan yang tinggi juga mengakibatkan orang hayut di Kali Ciapus RT 05 RW 02 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat. Korban diketahui bernama Mad Badri (62). Beruntung korban ditemukan selamat walau sudah terseret aliran air Kali Ciapus sejauh 300 meter. Kejadian kesembilan diterima pukul 19.00 WIB yaitu longsor di Kampung Tugu Margasari RT 03 RW 07, Kelurahan Kertamaya, Kecamatan Bogor Selatan kebun milik Amid yang longsor mengancam rumah milik Atang yang berada tepat di bawahnya," bebernya.
Masih kata Achmad, pukul 19.00 WIB laporan longsor juga diterima dari Sukasari 3 RT 07 RW 01, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Longsoran dengan panjang 15 meter dan tinggi 25 meter mengancam rumah bagian belakang milik Hansen. Tim BPBD Kota Bogor segera memasang terpal untuk menutupi longsoran itu.
"Kejadian ke 11 yaitu longsor tebingan dengan panjang 10 meter dan tinggi 5 meter yang mengancam sebuah bengkel motor milik Manulang di di RT 01 RW 06, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah. Semua kejadian tidak menimbulkan korban jiwa serta hanya kerugian materil. Tim BPBD sudah melakukan penanganan ke-11 laporan kejadian itu," pungkasnya.