Harga Cabai di Purwakarta Mulai Tak Wajar

Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta mulai bergerak naik. Nyaris seluruh jenis cabai mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. 

Harga Cabai di Purwakarta Mulai Tak Wajar
Foto: Net

INILAH, Purwakarta – Harga komoditas cabai di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Purwakarta mulai bergerak naik. Nyaris seluruh jenis cabai mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. 

Kondisi tersebut terjadi di Pasar Citeko, Kecamatan Plered. Salah seorang pedagang sayuran, Runiani (37) membenarkan ada kenaikan harga yang juga terjadi pada jenis cabai lainnya.

"Saat ini, hampir semua jenis sayuran mengalami kenaikan, Tapi yang paling mencolok yaitu kenaikan semua jenis cabai," ujar Runiani kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

Untuk harga cabai rawit merah, harganya mencapai Rp60 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram. Kemudian harga cabai rawit hijau yang tadinya Rp15 ribu per kilogram, kini naik tajam menjadi Rp40 ribu per kilogram. Tak hanya itu, cabai merah ukuran besar pun mengalami kenaikan, yang tadinya Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Begitu pun dengan cabai hijau ukuran besar, mengalami kenaikan harga, dari Rp15 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.

"Bawang putih juga mengalami kenaikan. Sebelumnya Rp35 ribu, menjadi Rp60 ribu per kilogram," kata dia.

Runiani mengaku tak tahu persis penyebab naiknya harga cabai. Hanya saja, kenaikan harga sayuran sepertinya dipicu oleh persediaan barang di pasar induk yang terbatas. 

Di sisi lain, permintaan dari para pedagang mengalami peningkatan. Apalagi menjelang Ramadan seperti sekarang.

"Kami biasa belanja ke Pasar Induk Cikopo. Kami lihat stoknya memang terbatas," tambah dia. (Asep Mulyana)


Editor : DeryFG