Harga Emas Hari Ini Anjlok Rp260 Ribu, Antam Turun ke Rp2,86 Juta per Gram
harga emas batangan produksi PT Antam mengalami penurunan signifikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Harga Emas hari ini mengalami penurunan tajam. Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, Sabtu, 31 Januari 2026 harga emas batangan produksi PT Antam Tbk tercatat turun signifikan sebesar Rp260.000 per gram, dari sebelumnya Rp3.120.000 menjadi Rp2.860.000 per gram.
Tak hanya harga jual, nilai jual kembali atau buyback emas Antam juga ikut terkoreksi. Harga buyback kini berada di level Rp2.654.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2.939.000 per gram.
Penurunan harga emas hari ini turut berdampak pada transaksi jual beli emas batangan. Sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, seluruh transaksi emas batangan, mulai dari ukuran 1 gram hingga 1 kilogram, dikenakan pajak.
Untuk penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai transaksi di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima.
Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap transaksi pembelian emas akan disertai bukti potong pajak resmi.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini berdasarkan pecahan yang tercatat di laman Logam Mulia:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.480.000
- Harga emas 1 gram: Rp2.860.000
- Harga emas 2 gram: Rp5.660.000
- Harga emas 3 gram: Rp8.465.000
- Harga emas 5 gram: Rp14.075.000
- Harga emas 10 gram: Rp28.095.000
- Harga emas 25 gram: Rp70.112.000
- Harga emas 50 gram: Rp140.145.000
- Harga emas 100 gram: Rp280.212.000
- Harga emas 250 gram: Rp700.265.000
- Harga emas 500 gram: Rp1.400.320.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.800.600.000
Penurunan harga emas hari ini menjadi perhatian investor dan masyarakat, terutama bagi mereka yang memantau pergerakan emas sebagai instrumen lindung nilai maupun investasi jangka panjang.
Editor : Firda Rachmawati

