Warga Bandung Kulon Resah, Bocah 4 Tahun Jadi Korban Gerombolan Anjing Lepas
Ketenteraman warga RW 10 Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung mendadak terusik setelah sejumlah anjing lepas berkeliaran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketenteraman warga RW 10 Kelurahan Warung Muncang, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung mendadak terusik setelah sejumlah anjing lepas berkeliaran di lingkungan permukiman.
Parahnya, seorang anak balita berinisial K (4) mengalami luka gigitan anjing hingga harus menjalani perawatan medis.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu 28 Januari 2026 pagi. Saat aktivitas warga sedang berlangsung seperti biasa, K bersama kakeknya berada di sekitar Jalan Cibuntu Wakaf. Tanpa diduga, sekelompok anjing memasuki kawasan tersebut dan memicu kepanikan.
Anggota keluarga korban, Iwan Sarip (57) mengungkapkan kehadiran anjing-anjing itu terjadi secara tiba-tiba. Gerombolan tersebut bergerak bebas di area permukiman dan membuat warga sekitar terkejut.
“Serangannya cepat, bukan sekadar mendekat. Korban mengalami luka di bagian punggung,” ujar Iwan saat ditemui, Sabtu 31 Januari 2026.
Dalam situasi genting itu, kakek korban berupaya menyelamatkan dua cucunya. Ketiganya sempat berpencar untuk menghindari kejaran anjing. Korban berlindung bersama kakeknya di sebuah rumah kontrakan, sementara sepupunya berhasil meloloskan diri ke arah lain.
Kepanikan mereda setelah anjing-anjing tersebut meninggalkan lokasi. Merasa situasi membahayakan, warga kemudian bergerak cepat melakukan koordinasi lintas RW. Aparat lingkungan bersama masyarakat akhirnya berhasil mengamankan lima ekor anjing sekitar dua jam setelah kejadian.
“Dari cirinya terlihat bukan anjing liar. Ada kalung, dan setelah ditelusuri ternyata milik warga dari kawasan Rajawali yang sempat lepas,” jelas Iwan.
Sementara itu, korban langsung dibawa ke RS Pindad untuk mendapatkan penanganan medis. Meski tidak mengalami luka berat, kondisi K sempat menurun beberapa jam setelah perawatan awal, sehingga harus kembali mendapatkan penanganan lanjutan.
“Anaknya sempat demam dan menggigil, tapi sekarang kondisinya sudah berangsur membaik,” katanya.
Insiden tersebut diselesaikan melalui musyawarah. Pemilik anjing menyatakan kesediaannya bertanggung jawab dan warga berharap kejadian serupa tidak terulang.
Warga pun mengimbau agar pemilik hewan peliharaan lebih waspada dan memastikan hewannya tidak berkeliaran bebas demi keselamatan lingkungan.
Editor : Doni Ramdhani

