Harga Melonjak, Buruan Sae Kelurahan Pasirwangi Hadirkan Cabai dan Cengek Murah
Sesuai jargon andalannya sehat, alami, dan ekonomis. Buruan Sae di Kota Bandung, kian meningkatkan kualitas untuk kebutuhan pangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sesuai jargon andalannya sehat, alami, dan ekonomis. Buruan Sae di Kota Bandung, kian meningkatkan kualitas untuk kebutuhan pangan.
Salah satunya, Buruan Sae Melati Ligar RW 10 Kelurahan Pasirwangi, Kecamatan Ujungberung Kota Bandung. Buruan Sae yang diketuai Ujang Setiawan mampu memberikan nilai ekonimis bagi warga.
"Cabai dan cengek, di pasar itu melonjak. Kalau di sini lebih murah karena dikelola oleh warga," kata Ujang Setiawan yang juga Ketua RW 10, Kelurahan Pasirwangi pada Kamis 14 Maret 2024.
Ia mengungkapkan, Buruan Sae binaannya sudah tidak lagi membeli pupuk. Karena pupuk diperoleh dari hasil pengelolaan sampah organik. Salah satunya seperti Kang Empos.
"Kita manfaatkan sampah dapur, seperti Kang Empos, sampah rumah tangga di pilah. Sampah organik dipilah, tidak usah di buang ke TPS, kita olah jadi kompos. Hasilnya bagus dibandingkan beli pupuk di luar," ucapnya.
Buruan Sae di Kelurahan Pasirwangi ini, dituturkan Ujang termasuk salah satu dari 378 Buruan Sae yang tercatat di Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung.
Ia menuturkan, meskipun baru berdiri sejak 2022 lalu, namun kontribusi Buruan Sae yang pihaknya bina sudah cukup memberi manfaat.
"Tiap hasil panen, sayuran seperti bayem dan kangkung kita berikan untuk kegiatan Posyandu. Selain sayuran, di Buruan Sae Melati Ligar pun beternak ikan lele sebagai hasil protein di kawasan ini," ujar dia.
Lurah Pasirwangi Meli Susanti mengungkapkan, hal yang melatarbelakangi hadirnya Buruan Sae di Kelurahan Pasirwangi karena wilayahnya bukan daerah penghasil pangan.
Atas hal tersebut, pihaknya pun merangkul masyarakat dan mengajak untuk bersama menghadirkan ketahanan pangan minimal bisa dikonsumsi untuk warga sekitar.
"Kita sosialisasikan program ini kepada masyarakat, bahwa Buruan Sae memang tujuannya sebagai ketahanan pangan. Supaya warga menanam menikmati hasilnya sendiri," kata Meli Susanti.
Ia berharap, Buruan Sae pun mampu meningkatkan nilai ekonomis di wilayah. Sehingga masyarakat memiliki penghasilan dari hasil tersebut. "Ketika panen itu bisa dijual, warga antusias beli itu," ucapnya. *** (yogo triastopo)
Editor : Ahmad Sayuti


