Hari Bumi, BSI Bujuk 10 Ribu Nasabah Perempuan Dukung Keberlanjutan dengan Pohon

Memperingati Hari Bumi, lebih dari 10 ribu nasabah perempuan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendapatkan pohon secara serentak di negeri ini. 

Hari Bumi, BSI Bujuk 10 Ribu Nasabah Perempuan Dukung Keberlanjutan dengan Pohon
Tepat pada hari ini, setiap 10 nasabah perempuan pertama yang datang pertama memperoleh satu batang pohon untuk ditanam di rumah masing-masing. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Memperingati Hari Bumi, lebih dari 10 ribu nasabah perempuan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendapatkan pohon secara serentak di negeri ini. 

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, Hari Bumi menjadi motivasi perusahaan untuk menjalankan bisnis yang lebih efisien, ramah lingkungan tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia. 

Menurutnya, pohon merupakan bentuk apresiasi bank atas loyalitas nasabah kepada BSI yang diberikan dalam rangka melayani sepenuh hati. Momen itu pun dirangkaikan dengan Hari Konsumen, Hari Kartini sekaligus Hari Bumi pada 20, 21 dan 22 April. 

Anggoro berkesempatan menyapa dan memberikan apresiasi berupa pohon kepada nasabah di BSI KC Denpasar, Bali. Sedangkan, Wakil Direktur Utama Bob T Ananta, Direktur Sales and Distribution Anton Sukarna serta Direktur Retail Banking Kemas Erwan Husainy juga menyambut dan menyapa nasabah yang datang ke beberapa cabang di DKI Jakarta sembari menyerahkan pohon untuk ditanam. 

Tepat pada hari ini, setiap 10 nasabah perempuan pertama yang datang pertama memperoleh satu batang pohon untuk ditanam di rumah masing-masing. 

"Hingga posisi Maret 2026, BSI memilki 1.130 cabang di seluruh Indonesia sehingga total pohon yang ditanam sekitar 10 ribu," kata Anggoro dalam rilis resmi yang diterima, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, saat ini 41% dari 16 ribu pegawai BSI merupakan perempuan. Begitu pun dalam hal pemberdayaan ekonomi, di mana 47% dari nasabah UMKM itu tergolong kaum perempuan. 

BSI pun aktif menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor sustainable, ramah lingkungan, serta mengoptimalkan efisiensi operasional dengan memperhatikan aspek keberlanjutan, termasuk pengurangan jejak karbon dan penggunaan sumber daya secara bijak.

Per Desember 2025, BSI menyalurkan pembiayaan sustainability mencapai Rp73,2 triliun di mana 21% khusus pada portofolio pembiayaan hijau atau sekitar Rp15,66 triliun. BSI juga memiliki sukuk keberlanjutan tahap II sebesar Rp5 Triliun.

Pada pilar sustainable operation, BSI mengimplementasikan kegiatan operasional ramah lingkungan meliputi pembangunan gedung ramah lingkungan, peluncuran jejak karbon digital, penempatan 11 panel surya di desa binaan BSI dan kantor cabang, SPKLU,kendaraan operational EV, dan 70 mesin RVM (recycle vending machine) di Jabodetabek dan Bali.

Upaya itu mencakup pelestarian lingkungan hidup, penguatan ekonomi masyarakat, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Hingga Februari 2026, kontribusi penyaluran pembiayaan UMKM BSI menembus Rp52,43 triliun atau naik 6,10% yoy. 


Editor : Doni Ramdhani