Imron Apresiasi PEKA BPJS Ketenagakerjaan dan BSI Berdayakan Penerima Santunan

Pemerintahan Kabupaten Cirebon mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cirebon bersama Bank Syariah Indonesia (BSI). 

Imron Apresiasi PEKA BPJS Ketenagakerjaan dan BSI Berdayakan Penerima Santunan
Bupati Cirebon Imron menghadiri peluncuran Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan dan BSI. Tujuannya, untuk mendorong kemandirian ekonomi penerima santunan. (maman suharman)

INILAHKORAN.ID - Pemerintahan Kabupaten Cirebon mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Cirebon bersama Bank Syariah Indonesia (BSI). 

Mereka  meluncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) bagi penerima manfaat klaim BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut diresmikan bersamaan dengan penyerahan santunan kepada para penerima manfaat.

Bupati Cirebon Imron menilai sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan BSI menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga pekerja, khususnya bagi ahli waris pekerja rentan maupun keluarga yang kehilangan tulang punggungnya.

"Ada pemberdayaan ekonomi lewat pelatihan bagi para penerima manfaat, termasuk para ahli waris. Langkah ini penting agar ketahanan ekonomi keluarga tetap terjaga dan tumbuh melalui sektor ekonomi kreatif," kata Imron, Rabu (5/8/2026).

Dia menjelaskan, Pemkab Cirebon juga terus memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pada alokasi terbaru, sebanyak 2.870 nelayan dan pekerja rentan di Kabupaten Cirebon telah mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

"Melalui DBHCHT, Pemkab Cirebon telah memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 2.870 nelayan dan pekerja rentan sebagai bentuk komitmen melindungi mereka," kata Imron.

Imron juga mengimbau seluruh perusahaan di Kabupaten Cirebon agar memenuhi kewajiban memberikan perlindungan jaminan sosial kepada pekerja serta mengoptimalkan penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat di sekitar lingkungan usaha.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat Deny Yusyulian mengatakan, Program PEKA merupakan salah satu program unggulan BPJS Ketenagakerjaan yang bertujuan membantu para ahli waris dan penerima santunan agar mampu mengelola dana yang diterima secara produktif.

"Program PEKA kami hadirkan agar penerima santunan mampu mengelola dana secara produktif dan mandiri," ujar Deny.

Dia menambahkan, pada pelaksanaan perdana di Kabupaten Cirebon, sebanyak 80 penerima manfaat klaim mengikuti pelatihan budidaya peternakan ayam petelur. Melalui pelatihan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan bersama BSI menargetkan lahirnya wirausahawan baru yang mampu memperkuat perekonomian keluarga sekaligus membuka lapangan kerja di daerah.

"Sebanyak 80 penerima manfaat mengikuti pelatihan peternakan ayam petelur sebagai bekal membangun usaha mandiri," akunya.

Dia menambahkan, nantinya Program PEKA akan diperluas ke sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk Kota Bandung. Materi pelatihan juga akan dikembangkan, mulai dari digital creative content, pembuatan kue, hingga pembuatan hampers.

"BSI turut disiapkan untuk mendukung keberlanjutan usaha peserta melalui akses pembiayaan ketika usaha mereka mulai berkembang," pungkasnya. 


Editor : Doni Ramdhani