Hari Ibu, Paguyuban Pasundan Meluncurkan Buku 30 Penulis Perempuan Hebat

Sebanyak 30 Penulis Perempuan Hebat menggelar Peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan di Gedung Mandalasaba dr Djoenjoenan Lt 5 Gedung Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) Jalan Sumatera 41 Bandung, pada Sabtu (21/12/2019).

Hari Ibu, Paguyuban Pasundan Meluncurkan Buku 30 Penulis Perempuan Hebat
Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy didampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Tokoh Perempuan Jawa Barat Popong Otje Djundjunan dan Ketua Umum Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi berfoto bersama saat menghadiri peringatan Hari Ibu di Gedung Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas), Jalan Sumatera, Kota Bandung, Sabtu (21/12/2019). foto: INILAH/Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung - Sebanyak 30 Penulis Perempuan Hebat menggelar Peringatan Hari Ibu yang dilaksanakan di Gedung Mandalasaba dr Djoenjoenan Lt 5 Gedung Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) Jalan Sumatera 41 Bandung, pada Sabtu (21/12/2019).

30 Penulis Perempuan Hebat yakni, Pok Pek Prak Endang Caturwati di Tatar Sunda, Perempuan Indonesia Dulu dan Kini Membangun Kecerdasan Bangsa di Bumi Nusantara yang akan dibahas oleh Dr (H.C) Dra, Popong Otje Djundjunan, Rektor Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung Rektor ISBI, Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum serta Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Amany Burhanudin Umar Lubis.

Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. HM. Didi Turmudzi, M.Si., mengatakan, bahwa dirinya sangat berbahagia acara ini dapat terlaksana dengan baik. Beberapa orang yang hadir adalah, para guru besar, budayawan, para srikandi Indonesia dan para penulis.

"Peringatan hari Ibu dan peluncuran buku ini adalah pengingat betapa hebatnya seorang Ibu dan seorang perempuan. Para perempuan yang keberadanya menjadi cahaya, menyuluh Indonesia menjadi maju. Perempuan dengan ide, gagasan dan pemikirannya telah membawa bangsa pada perkembangan saat ini," ucap Didi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menambahkan, Jawa Barat harus dijaga semua pihak, memiliki alam yang indah, penduduk hampir 50 juta jiwa, ekonomi yang sedang bagus, dan hal tersebut adalah hal yang harus disyukuri.

"Saat ini perkembangan ekonomi di Indonesia telah menempati rangking ke-13 dalam sisi ekonomi di dunia, dan 30 tahun lagi diprediksi Indonesia akan menjadi negara adidaya ke-4 selama kondisi ekonomi baik, sosial politik aman, kondusifitas pembangunan dan SDM yang siap berkompetisi," jelasnya.

Emil sapaan akrabnya, 30 tahun mendatang, 70% penduduk di Indonesia berusia muda, oleh karena itu Ibu menjadi elemen yang sangat penting dalam menjaga anaknya untuk membawa Indonesia pada kemajuan.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri telah menggulirkan program Sekoper Cinta yaitu Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita dimana ibu-ibu di Jawa Barat disekolahkan selama 12 bulan untuk meningkatkan intelektualitas dan produktifitas dapat meningkatkan perekonomian, dan dalam setahun ada sekitar 13.000 perempuan yang lahir dari program ini," terangnya.

Dia berharap bahwa seiring kemajuan kaum Ibu, maka akan membawa provinsi Jawa Barat menjadi teladan dan inspirasi dan jika dilaksanakan di seluruh Indonesia tidak menutup kemungkinan bahwa kebangkitan bisa lahir dari orang yang tidak terduga.

Sementara itu, Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof Dr. Muhadjir Effendy, mengulas bahwa acara ini sangat baik dimana Paguyuban Pasundan melakukan peringatan hari ibu, dan menghadirkan 30 penulis perempuan yang bukunya diloungchingkan pada hari ini.

"Saya sangat mengapresiasi sekali kegiatan hari ini, dan berharap semoga juga dapat dilaksanakan di berbagai provinsi lainnya yang menandai bahwa ada kebangkitan kaum ibu di Indonesia, saat ini perempuan pun banyak yang telah menduduki posisi strategis misalnya menjadi rektor, saat ini di Jawa Barat ada tiga rektor perempuan di universitas negeri, dan patut ditiru dalam aspek yang lainnya," tambahnya. (Okky Adiana)


Editor : JakaPermana