Hari Ini Belum Seberapa, PPDB SMAN 1 Bandung Membludak di Hari Terakhir
Meskipun di hari pertama antrean sudah muncul sejak subuh, pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMAN 1 Kota Bandung diperkirakan akan mencapai puncak pada hari terakhir.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung – Meskipun di hari pertama antrean sudah muncul sejak subuh, pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMAN 1 Kota Bandung diperkirakan akan mencapai puncak pada hari terakhir.
Sekretaris PPDB SMAN 1 Kota Bandung, Rikki M Ramdhani menyebutkan, antrean pendaftaran PPDB pada hari pertama tak jauh berbeda dengan tahun lalu. Menurutnya, biasanya pendaftar baru akan membludak pada hari terakhir.
“Yang antre sekitar 200 sampai 300-an. Tidak jauh beda dengan tahun kemarin. Ini kemungkinan karena waktu pendaftaran. Padahal itu hanya berpengaruh pada saat ada batas kuota yang sama,” ucap Rikki.
Hari pertama pendaftaran PPDB di SMA Negeri 1 Bandung terlihat ramai oleh para siswa dan orang tua siswa yang datang pada Senin (17/6/2019). Bahkan beberapa sudah datang sejak pukul 4.30 WIB.
“Ada yang datang jam setengah lima tadi. Saya tahunya pas dihubungi security. Katanya sudah banyak yang antre,” kata Rikki M Ramdhani.
Menurut Rikki, pemikiran orang tua masih dengan sistem yang lama. Padahal waktu pendaftaran bukan jadi yang utama. Hal tersebut juga sudah disosialisasikan pada 11 Juni 2019 lalu ke sekolah-sekolah terdekat.
"Mungkin mindsetnya masih dengan sistem yang lama. Padahal waktu pendaftaran hanya dilihat apabila ada batas kuota yang sama. Jadi kalau ada yang sama, baru dilihat waktu pendaftarannya,” ucapnya.
Rikki menjelaskan untuk pendaftaran PPDB tahun ini ada proses entri data yang berlangsung melalui beberapa tahapan, seperti verifikasi berkas, lalu dimasukkan ke sistem, kemudian muncul bukti pendaftaran.
"Bukti pendaftaran itu belum naik ke server, masih server di sini. Soalnya ada dua server, untuk memvalidasi dan dicek lagi. Setelah itu barulah di-upload,” katanya. (agung budiana)
Editor : Zulfirman

