Hari Kesatuan Gerak PKK, Mintarsih: TP PKK Menjadi Motor Utama
Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung Mintarsih Koswara mengatakan, TTP PKK menjadi motor utama dalam menggerakkan kader dan menjalin koordinasi serta sinergisitas dengan para stakeholder.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung Mintarsih Koswara mengatakan, TTP PKK menjadi motor utama dalam menggerakkan kader dan menjalin koordinasi serta sinergisitas dengan para stakeholder.
"Kita dapat mengembangkan program-program PKK di daerah masing-masing, sehingga senantiasa sejalan dengan program pemerintah," kata Mintarsih Koswara saat membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, Kamis 21 November 2024.
Menurutnya, ada tiga hal yang perlu mendapat perhatian oleh semua pihak di antaranya memantapkan pemahaman mengenai filosofi pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Mengoptimalkan potensi gerakan masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mempercepat pembangunan nasional dan daerah dan pencapaian PKK dalam pelaksanaan Rencana Induk gerakan PKK 2021-2024.
"Pemberdayaan keluarga pada prinsipnya merupakan langkah strategis yang ditempuh oleh kader PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh. Secara konseptual, pemberdayaan keluarga merupakan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat keluarga," ucapnya.
Ia mengungkapkan, gerakan PKK merupakan gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah yang pengelolaannya dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat.
Hal ini, menurutnya, sejalan dengan Permendagri Nomor 36 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan PKK sebagai mitra pemerintah.
"Dengan melibatkan peran TP PKK, program-program pemerintah di tingkat daerah dapat lebih terpadu dan efektif. Kader PKK memiliki peran strategis dalam mendukung program kerja pemerintah, pendidikan, kesehatan, kehidupan berkoperasi sampa kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat," ujar dia.
Editor : Doni Ramdhani

