Tirta Pakuan bersama TP-PKK Mulai Sensus Pelanggan 2026
Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mulai melaksanakan sensus pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun 2026 dengan berkolaborasi TP-PKK Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mulai melaksanakan sensus pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun 2026 dengan berkolaborasi TP-PKK Kota Bogor. Penandatanganan MoU kerjasama ini dilakukan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor pada Kamis (30/4/2026).
Dengan kolaborasi ini diharapkan hasil pendataan lebih akurat dan komprehensif di lapangan, karena kader PKK ada disetiap kelurahan.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan memaparkan, ini langkah baru pertama kali berkolaborasi dengan TP-PKK, dengan persiapan yang sudah matang pendataan bisa segera dilakukan.
"Karena kita tahu kader PKK ini para pahlawan keluarga dan saat ini mereka diberikan motivasi untuk berkontribusi untuk pembangunan Kota Bogor. Tirta Pakuan punya kesamaan bisnisnya dengan keluarga. Kami ini lebih ke arah pelayanannya itu langsung menyentuh ke arah keluarga. Menurut saya akan lebih baik kalau kami bekerja sama dengan PKK biar program-program PKK dengan Tirta Pakuan itu bisa jalan seiringan," ungkap Rino.
Rino menjelaskan, untuk target 3 bulan, tapi melihat antusias dari kader bisa lebih cepat. Karena kalau target 3 bulan itu, satu hari satu kader itu mendata 8 rumah. Kalau datang ke perkampungan tidak mungkin kalau cuma 8 rumah, sehari bisa lebih dari itu.
"Saya pikir bisa lebih cepat. Tapi kami tidak mematok harus cepat atau apa, ini bagian dari kami lihat. Kalau ini berhasil, saya janji tadi ke Bu Wali Kota Bogor kami bikin program yang lain untuk lebih mengurai program-program PKK. Ke depannya mau jadi apa bentuknya dan apa saja yang bisa kami bantu," jelasnya.
Sementara itu Ketua TP-PKK Kota Bogor, Yantie Rachim memaparkan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Perumda Tirta Pakuan dan PKK dalam mendukung target pendataan pelanggan agar lebih akurat dan komprehensif di lapangan.
"Kami diminta membantu mendata pelanggan Tirta Pakuan di Kota Bogor. Ini adalah gelombang kedua, jadi tersisa sekitar 175.000 pelanggan lagi. Saya percayakan dan kerahkan seluruh pasukan saya ini, hebat-hebat semuanya kader PKK. Melalui kerja sama ini, kader PKK khususnya kader Dasawisma akan berperan aktif membantu pengumpulan data di tingkat keluarga," ungkapnya.
Yantie melanjutkan, dengan jangkauan kader yang langsung menyentuh masyarakat hingga tingkat rumah tangga, dirinya optimis proses pendataan akan berjalan lebih efektif, valid dan menyeluruh.
"Kami yakin kolaborasi ini akan memperkuat peran kader Dasawisma sebagai ujung tombak pembangunan yang berbasis data. Dengan setiap langkah yang terukur dan tepat sasaran, ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Bogor," tambahnya.***
Editor : JakaPermana

