Hari Lansia Nasional 2026, Lansia di Kota Bandung Nikmati Layanan Refleksi Gratis
Puluhan lansia menikmati pijak refleksi di Outlet Relaksologi Bandung Electronic Center (BEC) Kota Bandung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Lansia-nasional'>Hari Lansia Nasional 2026, Lansia di Kota Bandung Nikmati Layanan Refleksi Gratis
INILAHKORAN.ID - Suasana hangat dan penuh antusias terlihat di outlet RX Relaxology Bandung Electronic Center (BEC) Kota Bandung, Jumat 29 Mei 2026. Puluhan Lansia, tampak bergantian mengikuti terapi pijat refleksi gratis yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN).
Program kesehatan tersebut, menjadi bentuk kepedulian RX Relaxology terhadap para lanjut usia yang kerap mengalami berbagai keluhan kesehatan akibat faktor usia. Para peserta mendapatkan layanan refleksi selama 30 menit, untuk membantu tubuh lebih rileks sekaligus menjaga kebugaran.
Supervisor sekaligus penanggung jawab Outlet RX Relaxology BEC, Alvina mengatakan, kegiatan dilaksanakan serentak di berbagai outlet RX Relaxology di Indonesia sebagai bagian dari peringatan HLUN 2026.
“Hari ini kami mengadakan refleksi gratis khusus Lansia dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional. Untuk di outlet BEC peserta dibagi menjadi dua sesi agar pelayanan lebih nyaman,” kata Alvina, Jumat (29/5/2026).
Sebelum menjalani terapi, para peserta terlebih dahulu menjalani proses registrasi dengan pendataan identitas sesuai KTP. Setelah itu, mereka diarahkan mengikuti tahapan penyambutan sebelum memasuki ruang terapi.
Menurutnya, terapi refleksi dipilih karena banyak Lansia mengalami gangguan kesehatan ringan hingga sedang terutama pada bagian kaki dan persendian. Tidak sedikit peserta yang datang dengan kondisi tubuh mudah pegal bahkan mengalami kesulitan berjalan.
“Kebanyakan keluhannya seputar kaki kram, nyeri sendi, badan terasa pegal sampai ada yang harus menggunakan tongkat. Melalui terapi ini, kami berharap mereka bisa merasa lebih nyaman dan rileks,” ucapnya.
Dia menambahkan, program refleksi gratis menjadi bagian dari upaya pemecahan rekor MURI untuk kategori pijat refleksi Lansia terbanyak. Kegiatan dilakukan serentak di 31 outlet dengan melibatkan lebih dari 500 Lansia dari berbagai daerah.
“Ini menjadi program pertama kami untuk pencatatan rekor MURI kategori pijat refleksi Lansia terbanyak yang dilaksanakan secara nasional,” ujar dia.
Target peserta di outlet BEC sendiri mencapai 10 orang Lansia. Namun tingginya minat masyarakat, membuat pihak penyelenggara optimistis jumlah peserta akan terus bertambah.
Sofia Kuraesin (60), mengaku senang dapat mengikuti terapi refleksi gratis tersebut. Warga Ciwastra itu mengetahui informasi kegiatan dari tetangganya dan langsung tertarik untuk mencoba.
“Saya penasaran karena biasanya hanya pernah pijat biasa. Baru kali ini ada program khusus Lansia seperti ini,” kata Sofia.
Dia mengaku memiliki sejumlah keluhan kesehatan seperti kaki kaku, sulit tidur hingga vertigo yang sempat mengganggu aktivitas sehari-hari. “Kadang kaki terasa berat saat berjalan, pernah juga mengalami vertigo cukup parah. Makanya saya ingin mencoba terapi refleksi ini supaya badan terasa lebih enak,” ucapnya.
Editor : Ahmad Sayuti

