5 Tips Penting Minum Obat bagi Lansia untuk Cegah Risiko Bahaya
Simak 5 tips penting keamanan minum obat bagi lansia. Mulai dari manajemen jadwal hingga pencegahan interaksi obat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Seiring bertambahnya usia, lansia sering kali membutuhkan lebih dari satu jenis obat untuk membantu menjaga kesehatan dan mengelola penyakit kronis.
Namun, mengonsumsi banyak obat sekaligus (polifarmasi) meningkatkan risiko terjadinya kesalahan, seperti lupa dosis, efek samping, hingga interaksi obat yang berbahaya.
Untuk memastikan obat bekerja secara efektif dan aman, berikut 5 tips keamanan minum obat yang wajib diketahui lansia serta pendampingnya (caregiver):
1. Pahami obat yang Dikonsumsi
Mengingat nama dan kegunaan satu jenis obat mungkin mudah, namun menjadi tantangan tersendiri jika harus mengonsumsi banyak obat. lansia dianjurkan untuk mengetahui nama setiap obat serta alasan dokter meresepkannya. Memahami fungsi obat membantu memantau perkembangan gejala dan efektivitas pengobatan.
2. Buat dan Patuhi Jadwal Rutin
Lupa atau salah dosis adalah salah satu kesalahan yang paling sering terjadi. Untuk menghindarinya:
Gunakan kotak pengatur obat mingguan (pill organizer).
Hubungkan waktu minum obat dengan rutinitas harian, seperti setelah sarapan.
Pasang alarm atau gunakan aplikasi pengingat minum obat di ponsel.
Tempelkan jadwal minum obat di tempat yang mudah terlihat, seperti pintu kulkas atau cermin kamar mandi.
3. Jangan Ragu Bertanya kepada Dokter atau Apoteker
Saat menerima resep obat baru, pastikan untuk mengajukan pertanyaan seperti:
Bagaimana aturan pakai dan dosisnya?
Apakah harus diminum bersama makanan?
Apa yang harus dilakukan jika terlewat satu dosis?
Efek samping apa yang mungkin timbul?
4. Informasikan Semua obat dan Suplemen yang Dikonsumsi
Beritahukan kepada dokter tentang semua obat resep, obat bebas (OTC), vitamin, herbal, maupun suplemen yang sedang dikonsumsi. Langkah ini sangat penting untuk mencegah terjadinya interaksi obat yang dapat memicu reaksi berbahaya atau menggandakan fungsi obat yang sama.
5. Minta Label obat yang Mudah Dibaca
Penurunan daya penglihatan pada lansia kerap membuat tulisan di kemasan obat sulit dibaca. Minta apoteker untuk mencetak label obat dengan ukuran huruf yang lebih besar (large print). Penggunaan kaca pembesar juga dapat membantu lansia membaca aturan pakai dengan lebih jelas.
Editor : Firda Rachmawati

