Efisiensi Anggaran, RSUD Arjawinangun Tidak Sediakan Plastik Obat untuk Pasien
RSUD Arjawinangun tidak menyediakan plastik obat bagi pasien yang berobat di rumah sakit daerah Kabupaten Cirebon tersebut dengan alasan efisiensi anggaran
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Kebijakan efisiensi anggaran di RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, berdampak langsung pada pelayanan pasien. Rumah sakit milik pemerintah daerah itu diketahui tidak menyediakan plastik sebagai pembungkus obat, sehingga menuai keluhan dari masyarakat.
Sejumlah pasien mengaku menerima obat tanpa kemasan yang layak, usai berobat di RSUD Arjawinangun. Etiket obat bahkan disebut ditempel langsung pada obat, kondisi yang dinilai tidak mencerminkan standar pelayanan sebuah rumah sakit.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, ketiadaan plastik obat meski terlihat sepele justru menunjukkan lemahnya perhatian rumah sakit terhadap kenyamanan pasien.
Dia membandingkan pelayanan tersebut dengan fasilitas kesehatan lain yang dinilai lebih tertib dalam memberikan obat kepada pasien. Menurutnya, kondisi itu membuat pasien merasa tidak nyaman dan menurunkan kepercayaan terhadap RSUD Arjawinangun.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya yang menilai kualitas pelayanan RSUD Arjawinangun belum sebanding dengan statusnya sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah. Dia menduga, persoalan pelayanan menjadi salah satu penyebab minimnya jumlah pasien yang datang berobat.
"Sekarang justru rumah sakit swasta di sekitar sini lebih ramai. Mungkin masyarakat lebih memilih karena pelayanannya lebih baik," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur RSUD Arjawinangun, Akhmad Rizal, membenarkan, pihak rumah sakit saat ini memang tidak menyediakan plastik pembungkus obat. Dia menyebutkan, kondisi tersebut terjadi akibat kebijakan efisiensi anggaran.
"Iya, karena sekarang sedang ada efisiensi anggaran, jadi untuk sementara plastik belum kami sediakan. Ke depan akan diadakan kembali," kata Rizal saat dikonfirmasi, Selasa 10 Februari 2026.
Terkait menurunnya kepercayaan masyarakat, Rizal menyatakan manajemen RSUD Arjawinangun akan terus berupaya melakukan perbaikan pelayanan serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.
Editor : Ahmad Sayuti


