Tak Cuma jadi Kompos, Profesor Unjani Ini Sebut Sampah Bisa jadi Obat untuk Perawatan Mulut
Guru Besar Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Prof Euis Reni Yuslianti mengungkapkan potensi sampah organik di sekitar kita yang tak hanya bisa diolah jadi kompos, tapi juga dijadikan bahan obat alami dan perawatan rongga mulut yang teruji.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - guru besar Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Prof Euis Reni Yuslianti mengungkapkan potensi sampah organik di sekitar kita yang tak hanya bisa diolah jadi kompos, tapi juga dijadikan bahan obat alami dan perawatan rongga mulut yang teruji.
Biasanya kita buang sampah hasil kupasan buah dan sisa sayuran tanpa berpikir dua kali. Tapi ternyata, beberapa di antaranya punya khasiat luar biasa.
"Contohnya bekas nanas sebagai anti-parasit, kulit dan bonggol nanas sebagai pemutih gigi, serta kulit buah naga yang bisa jadi disclosing solution (zat untuk mendeteksi gumpalan makanan)," jelas Euis saat ditemui, Kamis 11 Desember 2025.
Menurutnya, pendidikan masyarakat sangat penting agar mereka sadar bahwa sumber bahan obat alami ada di sekitar rumah.
Kendati demikian, dirinya menekankan bahwa tidak cukup hanya berdasarkan pengalaman empiris.
"Kita butuh standardisasi farmasetikal yang teruji secara preklinis dan klinis, sehingga penggunaan bahan alam ini lebih aman dan terpercaya, baik untuk tubuh maupun rongga mulut," katanya.
Euis menuturkan, riset ini sudah mulai dirintis di Unjani dengan memanfaatkan bahan lokal di sekitar kampus, seperti yang ada di Cireundeu, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
"Kita bawa ke kampus, uji preklinis, dan beberapa sudah memasuki tahap uji klinis. Rencananya, kita akan menggandeng industri untuk hilirisasi dan memastikan standardisasi sesuai dengan peraturan Badan POM," ungkapnya.
Untuk dapat dijual ke masyarakat, produk ini akan dibungkus dengan kemasan khusus dan melalui uji penyimpanan yang ketat.
"Sehingga masyarakat tahu berapa lama produk ini bisa disimpan dan digunakan dengan aman," jelasnya.
Euis berharap kolaborasi bisa terus berlanjut untuk mengembangkan lebih banyak produk dari bahan lokal sekitar Unjani, menjadikan sampah yang dulunya sia-sia menjadi sesuatu yang berharga dan bermanfaat.
Editor : Doni Ramdhani


