Polsek Cileungsi Tangkap Perempuan Diduga Tipu dan Curi Harta Lansia
Polsek Cileungsi menangkap Farida (43) yang diduga mencuri emas dan uang lansia. Polisi menyebut aksinya berlangsung hampir satu tahun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Polsek Cileungsi meringkus Farida (43), seorang perempuan yang diduga mencuri perhiasan emas dan uang tunai dengan menyasar korban lanjut usia (Lansia) di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Polisi menyebut Farida diduga telah menjalankan aksinya selama hampir satu tahun dengan modus serupa. Dari sejumlah aksi tersebut, pelaku diduga meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.
Penangkapan Farida bermula dari rekaman kamera pengawas atau CCTV yang memperlihatkan dirinya berjalan bersama seorang Lansia bernama Nenek Oni.
Korban yang sehari-hari berjualan kue di Kampung Sawah, Kecamatan Cileungsi, diduga menjadi korban Farida pada Senin (14/9/2026).
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan, pelaku diduga membujuk korban dengan menawarkan bantuan modal usaha sebelum mengajaknya ke lokasi yang sepi.
"Pelaku membujuk korban dengan janji memberikan modal usaha hingga mengajak korban ke lokasi yang sepi. Saat korban lengah, pelaku diduga mengambil perhiasan anting milik korban serta uang hasil berjualan sebesar Rp520 ribu," ujar Edison, Jumat (18/9/2026).
Berbekal rekaman CCTV tersebut, Unit Reskrim Polsek Cileungsi kemudian melakukan penyelidikan. Polisi akhirnya berhasil mengamankan Farida tidak lama setelah kejadian.
Mengaku Uang Hasil Kejahatan untuk Bayar Utang
Dalam pemeriksaan, Farida mengaku uang yang diperoleh dari aksinya terhadap sejumlah Lansia digunakan untuk melunasi utang pribadi dan membeli obat keras tertentu (OKT).
"Saya pakai beli obat-obatan, sama dipakai bayar utang. (Obat yang dibeli) Alprazolam, Hexymer, Tramadol," ungkap Farida.
Polisi menduga Nenek Oni bukan satu-satunya korban. Berdasarkan pemeriksaan sementara, Farida diduga melakukan sejumlah aksi dengan modus serupa terhadap Lansia lainnya di wilayah Cileungsi.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya korban lain.
"Pelaku telah menjalankan aksinya selama hampir satu tahun dan diduga memiliki banyak korban dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain," pungkas Edison.***
Editor : JakaPermana

