Sampah Kota Tangsel Ditolak Masyarakat Cileungsi Bogor, Rudy Susmanto Tegaskan Keputusan Tertinggi Ada di Tangan Rakyat
Bupati Bogor Rudy Susmanto sudah menerima permohonan maaf terkait sampah dan silaturrahmi Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie dan jajarannya di Pendopo Bupati di Cibinong.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Bupati Bogor Rudy Susmanto sudah menerima permohonan maaf terkait sampah dan silaturrahmi Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie dan jajarannya di Pendopo Bupati di Cibinong.
Rudy Susmanto juga menyambut baik permohonan kerja sama pengelolaan sampah Kota Tangsel ke wilayah Kabupaten Bogor.
Namun, ia menegaskan keputusan membantu pengelolaan sampah dari Kota Tangsel itu bukan dari dirinya. Namun, keputusan itu sepenuhya ada di tangan masyarakat.
Secara pribadi, ia sebenarnya siap membantu Kota Tangsel maupun daerah lainnya untuk mengelola sampah di Kabupaten Bogor.
"Keputusan kerja sama pengelolaan sampah dari Kota Tangsel ke Kabupaten Bogor bukan di saya selaku Bupati Bogor, tetapi keputusan tertinggi persetujuannya ada di tangan rakyat," tegas Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa 20 Januari 2026.
Sebelumnya, Pemkot Tangsel menandatangani kerja sama pengelolaan sampah ke TPA Aspex Kumbong di Jalan Raya Narogong, Desa Dayeuh, Cileungsi.
Selain terkendala izin pengelolaan sampah rumah tangga atau domestik serta analisa dampak lingkungan, rencana tersebut juga tidak disetujui masyarakat sekitar.
Walaupun begitu, lokasi pengelolaan sampah Kota Tangsel bukan otomatis bergeser ke TPA Galuga, Cibungbulang yang lahannya di Kabupaten Bogor tetapi milik Kota Bogor.
"Sekali lagi, kami akan mempertanyakan terlebih dahulu ke masyarakat sekitar TPA Galuga, Cibungbulang. Kalau mereka menerima, kami akan menerima dan jikalau mereka akan menolak maka sikap Pemkab Bogor pun demikian," tegasnya.
Editor : Doni Ramdhani

