Hari Pahlawan 2021: Ironis! Taman Makam Pahlawan di KBB Tak Terurus Hingga Terancam Longsor
Momentum Hari Pahlawan nyatanya masih belum bisa dimaknai secara mendalam bagi sebagian masyarakat. Hari Pahlawan masih sebatas seremonial.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Momentum Hari Pahlawan nyatanya masih belum bisa dimaknai secara mendalam bagi sebagian masyarakat.
Makna Hari Pahlawan ternyata masih sebatas ucapan atau peringatan seremonial semata.
Padahal, memaknai Hari Pahlawan bisa dilakukan dengan merawat dan menjaga situs-situs sejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah ikhlas mengorbankan jiwa dan raganya untuk NKRI.
Bukti nyata makna Hari Pahlawan yang belum membumi di sekitar bisa dilihat dari banyaknya makam para pahlawan yang tidak terawat.
Salah satunya, Taman Makam Pahlawan di Pasir Cikur, Kampung Cadas Gorowong, RT 01 RW 06, Campaka Mekar Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang kondisinya tampak tidak terawat.
Di sekitar makam, rumput liar menjulang tinggi. Bahkan, seluruh komplek makam dikelilingi sampah daun kering dan ranting yang berserakan.
Ketua RT 01, Rosid Manan mengatakan sejak awal perawatan dan pembangunan infrastruktur Taman Makam Pahlawan di Pasir Cikur dilakukan secara swadaya.
Kalau pun ada, sambung dia, pembenahan hanya dilakukan satu tahun sekali 17 Agustus.
Baca Juga: Hari Pahlawan 2021, Inilah 10 Film Indonesia Bertema Kisah Heroik Para Pejuang
"Selama ini perawatan swadaya masyarakat. Kalau pun ada pengecatan hanya 17 Agustus," papar Rosid, saat ditemui, Rabu 10 November 2021.
Tak hanya minim perawatan, makam pahlawan penanda perlawanan rakyat Bandung Barat itu terancam tambang pasir.
Pasalnya, komplek makam itu hanya berbatasan sekitar 3 meter dari lokasi tambang. Bahkan, pemilik tambang telah meminta izin untuk menggunakan lahan tersebut, namun warga menolaknya.
Posisi makam yang tak jauh dari lokasi tambang membuat situs tersebut terancam longsor lantaran tidak ada tembok penahan atau benteng yang melindungi.
Baca Juga: Hari Pahlawan 2021, Begini Pesan yang Disampaikan Sederet Selebritas Tanah Air
"Pengusaha sudah minta izin untuk pakai lahan ini. Tapi saya menolak dan cari lokasi lain," bebernya.
Ia pun berharap, pemerintah bisa memperhatikan makam pahlawan tersebut dikelola sebaik mungkin seperti taman-taman pahlawan di daerah lain.
Selain itu, sambung dia, penataan infrastruktur juga perlu ditambah untuk melindungi dari longsor dan kegiatan upacara saat 17 Agustus.
"Harapan saya, pemerintah bisa memberikan perhatian lebih. Pengelolaan di sini di tata, perbaikan juga harus dilakukan agar bisa upacara di sini," tandasnya.***(agus satia negara)
Editor : inilahkoran


