Hebat, Siswa SMATER SMAN 2 Padalarang Memproduksi APD

Beberapa Siswa SMA Terbuka (SMATER) SMAN 2 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah memproduksi jas medis sebagai alat pelindung diri (APD) tersandar, berbahan spoundbound gramasi 60.

Hebat, Siswa SMATER SMAN 2 Padalarang Memproduksi APD
istimewa

 

INILAH, Bandung - Beberapa Siswa SMA Terbuka (SMATER) SMAN 2 Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah memproduksi jas medis sebagai alat pelindung diri (APD) tersandar, berbahan spoundbound gramasi 60.

Hal itu untuk memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis dan lainnya, dalam memutus penyebaran pandemi virus corona atau COVID-19 di Tanah Air.

Wakil Kepala Sekolah Hubungan Masyarakat (Wakasek Humas) SMAN 2 Padalarang Aip Syarif mengatakan, sampai dengan saat ini sebagian siswa telah memproduksi sebanyak 1600 jas APD, selama 7 hari. APD tersebut diproduksi oleh siswa SMATER yang berada di Tempat Kegiatan Belajar (TKB) Cihampelas, Batujajar dan Cisarua, Kabupeten Bandung Barat (KBB).

"Ada sekitar lima siswa SMATER turut serta dalam memproduksi APD. Siswa SMATER Padalarang umumnya pandai menjahit. Permintaannya sendiri datang dari Kadin Kabupaten Bandung Barat. Rencananya APD buatan siswa kami, akan dikirim ke Wisma Atlit Jakarta,” kata Aip, Rabu (29/4/2020).

Dia menambahkan kegiatan tersebut juga merupakan salah satu program kewirausahaan yang dijalankan oleh siswa SMATER Padalarang, sebagai pengembangan kewirausahaan menjahit.

“Alhamdulillah pada saat pandemi COVID-19 ini, siswa SMATER Padalarang turut berpartisipasi dengan memproduksi APD,” tutur Aip.

Dia berharap APD buatan siswa SMATER Padalarang bisa membantu pemerintah, dalam penyediaan APD yang saat ini sudah langka. Di samping itu juga memberikan pemasukan buat siswa SMATER, dimana sebagian besar siswanya merupakan anak putus sekolah karena faktor ekonomi.

"Insya Allah kami bisa dan siap sesuai kapasitas yang ada. Info lebih lanjut mengenai pemesanan jas medis APD bisa menghubungi dirinya di nomor WhatsApp 081220067070," tambah Aip. (Okky Adiana).


Editor : JakaPermana