Hemat Energi, Daop 3 Cirebon Optimalkan Pemanfataan PLTS di Tiga Stasiun
Daop 3 Cirebon mengoptimalkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga stasiun untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Daop 3 Cirebon mengoptimalkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga stasiun untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Manager Humas Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan, pemanfaatan energi surya tersebut menjadi bagian dari transisi menuju penggunaan energi baru terbarukan pada operasional perkeretaapian.
"Penggunaan solar panel di tiga stasiun ini merupakan bentuk nyata kontribusi kami dalam menciptakan operasional yang lebih ramah lingkungan," katanya dikutip dari Antara, Selasa (28/7/2026).
Dia menjelaskan, PLTS telah dipasang di stasiun Cirebon dengan kapasitas 46 kilowatt peak (kWp), stasiun Cirebonprujakan 22 kWp, dan stasiun Brebes 12 kWp, serta diterapkan di bangunan dinas Griya Karya Cirebon.
Menurutnya, seluruh instalasi menggunakan sistem on-grid yang terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN sehingga energi dari panel surya dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengurangi keandalan pasokan listrik.
Muhibbuddin mengatakan total kapasitas PLTS di tiga stasiun mencapai 80 kWp, dengan produksi energi rata-rata sekitar 11.610 kilowatt hour (kWh) per hari atau sekitar 348.300 kWh per bulan.
“energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan operasional stasiun, mulai dari pencahayaan, sistem informasi penumpang, hingga pendingin ruang tunggu,” ujarnya.
Dia menyebutkan, pemanfaatan PLTS tersebut juga berkontribusi terhadap efisiensi biaya operasional, karena mampu mengurangi ketergantungan pada energi berbasis fosil.
"stasiun Cirebon dan Cirebonprujakan menjadi dua lokasi utama dengan kapasitas panel terbesar. Penggunaan solar panel ini telah menghemat penggunaan listrik sekitar 7 hingga 9 persen," ujarnya.
Muhibbuddin menambahkan, pihaknya mengoptimalkan pula penggunaan bahan bakar B50 yang lebih bersih dan efisien, untuk lokomotif serta sarana perkeretaapian sebagai bagian dari upaya menekan emisi karbon.
Selain itu, perusahaannya menerapkan pengelolaan limbah secara berkelanjutan, termasuk penggunaan toilet ramah lingkungan, guna mengurangi dampak operasional terhadap lingkungan.
"Kami berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan energi surya dan berbagai inisiatif ramah lingkungan lainnya sebagai bagian dari transformasi menuju transportasi yang lebih berkelanjutan," ucapnya.
Editor : Doni Ramdhani

