UPTD Perkuat Mutu Agro

UPTD Perkuat Mutu Agro
MENDESAK: Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar, Lina Ruslinawati menilai, penguatan kapasitas UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro kebutuhan mendesak.

Oleh: Yuliantono

INILAH, Bandung - Sepotong buah, segenggam beras, atau secangkir kopi tak hanya dinilai dari rasanya. Di balik setiap produk agro yang sampai ke tangan konsumen, ada proses panjang untuk memastikan mutu, keamanan, dan kualitasnya tetap terjaga. Di sinilah peran laboratorium pengujian dan sertifikasi menjadi penentu kepercayaan pasar.

Komisi II DPRD Jawa Barat menilai peran UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro perlu terus diperkuat agar mampu menjawab tuntutan kualitas produk pertanian dan agroindustri yang semakin tinggi.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat, Lina Ruslinawati, mengatakan penguatan kapasitas balai menjadi salah satu fokus dalam evaluasi program Tahun Anggaran 2026 sekaligus penyusunan rencana kerja Tahun Anggaran 2027.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kebutuhan penguatan infrastruktur, penambahan dan modernisasi peralatan laboratorium, serta dukungan anggaran guna meningkatkan kualitas pelayanan pengujian dan sertifikasi mutu barang agro,” ujar Lina, Selasa (28/7).

Menurutnya, pengujian dan sertifikasi bukan sekadar proses administratif. Hasil pengujian menjadi dasar bagi pelaku usaha untuk membangun kepercayaan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk agro Jawa Barat di pasar.

Karena itu, Komisi II juga mengevaluasi efektivitas pemanfaatan berbagai sarana dan prasarana yang telah direhabilitasi maupun ditingkatkan melalui anggaran tahun 2026. Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap investasi pemerintah benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan.

“Komisi II menilai, peningkatan kapasitas UPTD menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung daya saing produk agro Jawa Barat,” katanya.

Bagi Komisi II, keberadaan UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro memiliki peran strategis sebagai penjaga standar mutu produk pertanian dan agroindustri. Semakin baik kemampuan laboratorium, semakin besar pula peluang produk-produk asal Jawa Barat bersaing di pasar regional maupun nasional.

(gin)


Editor : Inilahkoran