Hikmat Ginanjar: Jabatan adalah Amanah dan sebagai Kepercayaan
Serah terima jabatan (sertijab) bagi 148 kepala sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Serah terima jabatan (sertijab) bagi 148 kepala sekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) yang terdiri atas kepala sekolah yang baru yang lolos dari tahapan seleksi calon kepala sekolah (Sikasep), serta rotasi kepala sekolah dari sekolah asal ke sekolah yang baru.
Kepala Pengembangan dan Pembinaan Tenaga Pendidikan Disdik Kota Bandung Edy Suparjoto menuturkan, seritijab ini bagian dari rotasi dan promosi. Ini bagian pimpinan dan pengembangan karya dan tentu sudah menjadi biasa oleh ASN untuk ujungnya dalam rangka peningkatan mutu.
Keduanya adalah titik jenuh jabatan di satu tempat pun bagian dari yang di-refresh, jadi kepala sekolah untuk memberikan pengembangan terhadap tata kelola satuan pendidikan, baik dalam pengembangan fisik juga nonfisik, di antaranya mentalitas, kemudian etos kerja, khususnya guru dan tenaga kependidikan.
Ketiga adalah kata Edy, rotasi dan promosi ini yang promosi mengisi jabatan kepala sekolah yang kosong, dan memang perlu layanan pendidikan yang bermutu, sehingga masyarakat stakeholder, para guru, siswa, dan orang tua bisa terlayani dengan baik.
Keempat, dari sisi manajemen strategi kepala sekolah merupakan kunci, bagaimana pelayanan itu diberikan, sehingga pendidikan Kota Bandung mencapai kualitas yang baik, seperti yang disampaikan visi misi kota Bandung.
"Kalau SMP semua sudah selesai, dan yang SD ada 9 sekolah, karena memang stoknya, kita sudah rekrutmen, mudah-mudahan di tahun ini sudah terisi," tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar menambahkan, jabatan itu adalah amanah dan sebagai kepercayaan, maka kehidupan inilah sebagai perjalanan suatu etape ke etape berikutnya, akan tetapi harus meninggalkan kesan yang baik.
"Kesan yang baik itulah integritas di mana pun kita berada tetap menjadi pribadi yang menyenangkan, pribadi yang baik, yang membawakan kontribusi kepada Iingkungan, sehingga lingkungan sekitar kita merasa nyaman ketika berada bersamanya," ujar Hikmat kepada INILAH, Senin (3/2/2020).
Hikmat menuturkan, perjalanan etape itu merupakan suatu proses yang tidak bisa dihindarkan, karena di dunia ini tidak ada yang abadi dan semuanya akan sirna, akan berganti dan silih berganti. Begitupun saat ini yang ada di Disdik Kota Bandung baik pejabat struktural maupun pejabat fungsional perjalanan itu sudah terjadi.
"Tentu saja ini adalah amanah dan kepercayaan dari negara untuk kita semua, suka atau tidak suka, karena sesungguhnya apabila menyukai sesuatu hal, tetapi tidak baik bagimu, apabila kita membenci suatu hal akan tetapi baik bagimu," pungkas Hikmat. (okky adiana)
Editor : suroprapanca

