Hindari Praktek Penggelapan Dana PIP, Asep Wahyuwijaya Mendatangkan Bus Bank BRI
Menghindari praktek penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Anggota Badan Anggaran (Bamggar) DPR - RI Asep Wahyuwijaya mendatangkan bus Bank BRI.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Menghindari praktek penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP), Anggota Badan Anggaran (Bamggar) DPR - RI Asep Wahyuwijaya mendatangkan bus bank bri.
Sementara, jumlah penerima dana pip, sekitar 5.000 siswa, yang merupaka warga Dapil IV dan Dapil V, atau wilayah barat Kabupaten Bogor.
"Saya datangkan saja bus BRI, ke satu titik kecamatan. Orang tua siswa, tinggal mencairkan dana PIP, dalam kurun waktu 5 hari," kata Asep Wahyuwijaya kepada wartawan, Senin, 11 Agustus 2025.
Asep Wahyuwijaya menuturkan, bahwa bus BRI yang didatangkan, dikhususkan untuk melayani pencairan dana PIP.
Sedangkan, kalau di Kantor Bank BRI, tambahnya. Vakal tercampur oleh nasabah tabungan BRI lainnya.
"Kami memudahkan layanan pencairan dana PIP, dan juga lebih nyaman karena tidak tercampur dengan nasabah lainnya," tuturnya.
Ia berharap, tidak terjadi lagi penggelapan dana PIP, karena para siswa yang menerima dana PIP, merupakan dari keluarga kurang mampu.
"Dana PIP saya imbau jangan dipotong apalagi digelapkan baik oleh oknum Kepala Sekolah atau Operator, kasihan para siswa. Karena dengan pendidikan yang baik, maka menjadi sarana keluarganya keluar dari status kemiskinan," harapnya.
Mantan Legislator DPRD Jawa Barat itu pun melanjutkan, bahwa ia juga ikut membangun toilet di SD maupun SMP di Bumi Tegar Beriman melalui dana Corporate Social Responsbility (CSR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Aspirasi masyarakat yang meminta bantuan membangun toilet, pun kami realisasikan. Dengan toilet yang baik, maka siswa dan guru pun nyaman dalam kegiatan belajar mengajar," tukasnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti

