Hipapi Jabar Optimistis Tren Industri Pernikahan Terus Positif di Tahun Politik
Relatif kondusifnya perhelatan Pemilu 2024 menjadi angin segar bagi Perkumpulan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia (Hipapi). Ketua Hipapi Jabar Devi Dirgantini mengatakan, pasca pandemi Covid-19 tren industri pernikahan menunjukkan pertumbuhan positif.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Relatif kondusifnya perhelatan Pemilu 2024 menjadi angin segar bagi Perkumpulan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia (Hipapi). Ketua Hipapi Jabar Devi Dirgantini mengatakan, pasca pandemi Covid-19 tren industri pernikahan menunjukkan pertumbuhan positif.
“Untuk industri pernikahan di Jabar ini sepanjang 2023 hingga awal 2024 ini trennya naik. Apalagi dengan adanya Pemilu 2024, MC (pembawa acara) bukan saja membawakan acara pernikahan tapi juga ada order kampanye,” kata Devi usai pelantikan DPW Hipapi Jabar periode 2023-2028 di Bandung, Selasa 20 Februari 2024.
Dia menyebutkan, potensi pelaku industri pernikahan saat ini mulai dilirik orang. Pasalnya, pendapatan dari profesi yang biasanya sebagai side job itu juustru bisa melebihi income atau gaji tetap yang diperoleh per bulannya.
“Ini menunjukan jika profesi MC semakin diperhitungkan apalagi lepas dari Covid-19 profesi MC banyak dicari pelaku bisnis pernikahan hingga kegiatan seminar bahkan kampanye Pemilu 2024,” ujarnya.
Devi menambahkan, anggotanya selalu mendapatkan pelatihan terutama jika menjadi pembawa acara pernikahan adat tradisional. Seorang pembawa acara diakuinya harus memahami adat pernikahan Nusantara dengan baik dan benar.
Saat itu pun Hipapi Jabar langsung menandatangani kerja sama pelatihan bidang public speaking, MC dan protokoler dengan sejumlah universitas dan lembaga pendidikan.
“Kami terus menjalin kerja sama dengan stakeholder terkait seperti dari Disparbud Jabar serta di beberapa kabupaten/kota di Jabar,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Hipapi Pusat Budi Prayitno mengapresiasi pengurus DPW Hipapi Jabar periode sebelumnya 2020-2023 yang menjadi pioneer berdirinya asosiasi pembawa acara di tingkat Jabar.
“Tiga tahun bekerja dengan sangat baik, menjadi perkumpulan yang mampu mewadahi pembawa acara atau MC di wilayah Jabar dan memberikan tongkat estafet kepada pengurus baru periode 2023-2028,” ucapnya.
Budi mengakui pelaku industri pernikahan sejauh ini mampu memberikan kontribusi maksimal pada masa pandemi Covid-19 dan menguatkan profesi MC yang juga ikut terdampak secara ekonomi.
“Kami baru berdiri 3 tahun namun mampu menaungi pekerja bidang MC yang potensial dan multitalenta. Diminati bukan hanya kalangan profesional atau yang sudah berkecimpung lama, namun banyak peminat baru sejak dini berminat menjadi MC,” tambahnya.
Secara nasional, dia menyebutkan anggota Hipapi kini mencapai lebih dari 700 orang. Sebarannya terbagi merata di Banten, Jabar, Jakarta, Sumbar, dan Jatim. Tahun ini, pihaknya akan menambah DPW baru diantaranya di Sumut, Palembang, Jateng, dan Makassar. (dnr)
Editor : Doni Ramdhani

