HP dan AA Menggunakan Sabu saat Meracik Tembakau Sintetis di Clandestine Laboratory Sentul

Direktur Res Narkoba Polda Jabar Kombes Johanes R Manalu menerangkakan bahwa rumah di Cluster Bukit Golf Hijau, Jalan Gn Pancar nomor 36 Sentul City lantai pertama atau dibawah tanahnya digunakan para pelaku untuk memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis.

HP dan AA Menggunakan Sabu saat Meracik Tembakau Sintetis di Clandestine Laboratory Sentul
"Tersangka HP dan Aa menggunakan narkotika jenis sabu saat meracik narkotika jenis tembakau sintetis, itu terbukti dari sample urine atau air kencingnya," terang Ā Kombes Johanes R Manalu kepada wartawan, Rabu 5 Februari 2025. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Direktur Res Narkoba Polda Jabar Kombes Johanes R Manalu menerangkakan bahwa rumah di Cluster Bukit Golf Hijau, Jalan Gn Pancar nomor 36 Sentul City lantai pertama atau dibawah tanahnya digunakan para pelaku untuk memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis.

Sementara lantai 2, dipakai para pelaku untuk ruang atau tempat tidur dan ruang tamu.

Saat meracik tembakau sintetis itu, tersangka HP dan AA diketahui dan terbukti menggunakan narkotika jenis sabu.

"Tersangka HP dan Aa menggunakan narkotika jenis sabu saat meracik narkotika jenis tembakau sintetis, itu terbukti dari sample urine atau air kencingnya," terang  Kombes Johanes R Manalu kepada wartawan, Rabu 5 Februari 2025.

Kombes Johanes R Manalu menuturkan pemakaian narkotika jenis sabu diduga dilakukan minimal selama satu minggu masa produksi.

"Mereka memproduksi 1 ton atau 1.000 Kg narkotika tembakau sintetis selama seminggu, di kurun waktu itu diduga pemakaian narkotika jenis sabunya," tutur Kombes Johanes R Manalu. 


Editor : Doni Ramdhani