Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Lima Rumah di Kabupaten Bogor

Cuaca ekstrim terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Bumi Tegar Beriman pada Minggu sore kemarin, hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan pohon ambruk, tebing longsor hingga menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan.

 Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak Lima Rumah di Kabupaten Bogor
Cuaca ekstrim terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Bumi Tegar Beriman pada Minggu sore kemarin, hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan pohon ambruk, tebing longsor hingga menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan./Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor-cuaca ekstrim terjadi di beberapa kecamatan di wilayah Bumi Tegar Beriman pada Minggu sore kemarin, hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan pohon ambruk, tebing longsor hingga menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan.


Selain itu, bencana alam banjir juga terjadi di beberapa desa, di Kecamatan Parung dengan ketinggian air 50 cm hingga 80 cm.


"Minggu sore, terjadi cuaca ekstrim di beberapa kecamatan. Dimana, ada 5 unit rumah mengalami rusak sedang hingga berat baik itu di Kecamatan Bojonggede, Parung, Cigudeg dan Citeureup," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten bogor Aris Nurjatmiko kepada wartawan, Senin, 27 Maret 2023


Aris Nurjatmiko menuturkan, 2 unit rumah rusak sedang dan berat di Kecamatan Bojonggede terjadi di Desa Kedung  Waringin, dimana salah satu keluarga mengambil opsi untuk mengungsi.


"2 unit rumah yang rusak sedang karena tertimpa pohon bambu yang ambruk karena guyuran Hujan deras dan karena terdampak bencana  alam angin kencang. Lalu demi keamanan penghuninya, rumah yang terdampak angun kencang pun sudah ditinggalkan sementara (mengungsi)," tutur Aris Nurjatmiko.


Ia menambahkan bahwa di Kecamatan Parung dan Cigudeg, tepatnya di Desa Jabon dan Des Cgudeg . 2 unit rumah rusak sedang dibagian atap dan dibding karena terdampak Hujan deras yang disertai  angin kencang.


Lalu, di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, tebing setinggi 3 meter dan lebar 4 meter yang ambruk, menimpa dinding rumah warga.


"1 unit rumah rusak sedang dan 2 unit rumah lainnya terancam bencana alam tanah longsor susulan. 3 keluarga di Desa Tajur, Citeureup sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman," tambahnya.


Aris melanjutkan, Hujan deras yang didukung pendangkalan sungai menyebabkan tiga kampung di Desa Waru dan Desa Watu Jaya, Parung terdampak bencana alam banjir.


"Minggu sore jelang berbuka puasa 48 unit rumah terendam banjir setinggi 50 cm hingga 80 cm terjadi di Kampung Rengas Kampung Cidokom Desa Waru Jaya dan Kampung Waru Desa Waru," lanjut Aris.


Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan akan potensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan angin kencang mulai pukul 13:30 WIB di kabupaten bogor, yang meliputj Kecamatan Sukamakmur, Kemang, Bojong Gede, Leuwiliang, Ciampea, Pamijahan, Nanggung, Dramaga, Rancabungur, Tanjungsari dan Tajurhalang. (Reza Zurifwan)***


Editor : JakaPermana