HUT ke-81 RI, Naik Bandros di Bandung Bisa Bayar QRIS Rp81

Dalam rangka HUT ke-81 RI, wisatawan bisa menikmati Bandros dengan tarif Rp81 melalui QRIS. Program ini mendorong digitalisasi pariwisata Bandung.

HUT ke-81 RI, Naik Bandros di Bandung Bisa Bayar QRIS Rp81
Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Naniek Sekarningsih menyampaikan keterangan terkait program QRIS-kan Bandros di Kota Bandung. Program tersebut, menghadirkan tarif Bandros Rp81 melalui QRIS.

INILAHKORAN.ID-Wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung mendapat pengalaman berbeda dalam menikmati layanan bus wisata Bandros. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, tarif Bandros ditetapkan sebesar Rp81 dengan pembayaran menggunakan QRIS.

Program bertajuk “QRIS-kan Bandros” tersebut merupakan hasil sinergi Bank Indonesia (BI) Jawa Barat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Program ini juga menjadi bagian dari rangkaian Pekan QRIS Nasional.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Naniek Sekarningsih, mengatakan program tersebut menjadi bentuk integrasi antara digitalisasi sistem pembayaran dengan sektor pariwisata dan transportasi.

“Kami tentunya menyambut baik sinergi antara Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dan juga Pemerintah Kota Bandung dalam hal ini melalui Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk menghadirkan QRIS-kan Bandros,” kata Naniek, Kamis (13/8/2026).

Menurut Naniek, penggunaan QRIS pada layanan Bandros tidak hanya ditujukan untuk mempermudah pembayaran. Digitalisasi tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari pengalaman wisatawan selama menikmati perjalanan di Kota Bandung.

Dorong Transaksi Digital di Sektor Pariwisata

Naniek menyebut pembayaran menggunakan QRIS memberikan pengalaman transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal bagi wisatawan.

“Ini menjadi wujud nyata sinergi, integrasi dari upaya mendorong digitalisasi sistem pembayaran dengan pengembangan sektor pariwisata melalui transportasi,” ujarnya.

Kota Bandung sendiri merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat. Karena itu, BI melihat layanan Bandros dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas penggunaan transaksi digital di berbagai sektor pariwisata.

Ekosistem tersebut mencakup tempat wisata, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Bandung ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Barat, sehingga nanti program QRIS-kan Bandros ini dapat memperkuat ekosistem dari pariwisata dengan penggunaan tadi digitalisasi pembayaran,” jelas Naniek.

Petugas Bandros Ikut Diberi Edukasi QRIS

Selain memperluas penggunaan QRIS, program tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi transaksi digital kepada masyarakat.

Petugas dan pemandu wisata Bandros akan mendapatkan edukasi mengenai penggunaan QRIS. Mereka nantinya diharapkan dapat membantu wisatawan yang belum terbiasa menggunakan pembayaran digital.

“Kalau belum bisa pakai QRIS atau belum punya QRIS, nanti ada edukasi yang juga nanti kita akan berikan kepada para petugas guide sehingga nanti bisa juga memberikan transfer knowledge kepada masyarakat,” tutur Naniek.

Program QRIS Bandros Dilanjutkan

Naniek mengatakan program digitalisasi pembayaran melalui Bandros sebelumnya juga telah dilaksanakan dan memberikan dampak positif.

Karena itu, BI Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bandung berkomitmen melanjutkan kolaborasi tersebut untuk memperluas pemanfaatan transaksi digital di sektor pariwisata.

“Sebelumnya sudah pernah dilakukan dan kami lihat ini cukup memberikan dampak yang positif. Jadi kerja sama ini terus kita lanjutkan,” tandasnya.

Dengan program QRIS-kan Bandros, wisatawan tidak hanya mendapatkan kemudahan menikmati transportasi wisata, tetapi juga turut merasakan penerapan transaksi digital dalam ekosistem pariwisata Kota Bandung.***


Editor : JakaPermana