Ibu Lisa BLACKPINK Ketahuan Mendukung Israel, Penggemar Ungkap Rasa Kecewa
Penggemar ungkap rasa kecewa setelah mengetahui bahwa Ibu Lisa BLACKPINK mendukung Israel bukan Palestina.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Lisa BLACKPINK saat ini menjadi sorotan netizen Korea karena dia pacaran dengan Frederic Arnaul dari Keluarga yang Mendukung dan mendanai Israel.
Dan baru-baru ini, tuduhan bahwa Ibu Lisa BLACKPINK juga adalah seorang Zionist, pendukung Israel, telah muncul di dunia maya.
Secara khusus, sejumlah netizen menemukan bahwa dalam sebuah unggahan yang diterbitkan sekitar setahun lalu di akun Instagram pribadinya, Ibu Lisa BLACKPINK menyukai berbagai komentar yang menunjukkan dukungan terhadap Israel.
Di mana Israel terus melakukan kejahatan perang di berbagai negara seperti Palestina dan Lebanon.
Saat tuduhan ini menyebar, penggemar Lisa BLACKPINK berpendapat bahwa Ibu Lisa hanya menyukai unggahan seperti "I love Israel" dalam bahasa Inggris, bahasa yang tidak dia kuasai dengan baik dan dengan demikian mungkin tidak memahami sepenuhnya arti dari pesan tersebut.
Selain itu, Ibu Lisa BLACKPINK disebut-sebut punya kebiasaan menyukai banyak komentar, bahkan komentar yang tidak relevan dengan postingannya, jadi pemberian suka tersebut kemungkinan dilakukan tanpa maksud apa pun.
Namun, netizen lain menunjukkan bahwa Ibu Lisa BLACKPINK juga menyukai komentar yang menunjukkan dukungan terhadap Israel dalam bahasa Thailand, yang menunjukkan bahwa dia sepenuhnya memahami arti pesan-pesan tersebut.
Alhasil, banyak penggemar yang mengungkapkan kekecewaan atas tindakan Ibu Lisa BLACKPINK, dengan meninggalkan komentar.
“Banyak sekali komentar tentang Palestina dan dia tidak menyukainya”, “Seluruh Keluarga benar-benar mencintai Zionist”, dan “Lisa perlu di-unfollow secara massal”.
Di sisi lain, Keluarga dari pacar Lisa BLACKPINK yang digosipkan, Frederic Arnault, sebelumnya menghadapi tuduhan sebagai Zionist, yang menyebabkan member termuda BLACKPINK tersebut mendapat kecaman keras.***
Editor : Irma Nurfajri


