Identitas Provokator Beckham Putra Terungkap, Ternyata Pekerja Rumah Sakit

Identitas oknum suporter yang memprovokasi Beckham Putra akhirnya terungkap.

Identitas Provokator Beckham Putra Terungkap, Ternyata Pekerja Rumah Sakit
Identitas Provokator Beckham Putra Terungkap, Ternyata Pekerja Rumah Sakit/Instagfam

INILAHKORAN.ID - Media sosial sempat dihebohkan oleh aksi provokasi yang diarahkan kepada gelandang muda Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha usai laga Timnas Indonesia. 

Setelah sempat menjadi teka-teki, identitas oknum suporter tersebut akhirnya berhasil diungkap ke publik.

​Informasi ini dibongkar langsung oleh konten kreator sepak bola ternama, Herman Cahya Nugraha, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. 

Oknum yang diketahui bernama Muhammad Ihsanudin tersebut ternyata merupakan seorang pekerja outsource di salah satu rumah sakit.

​Data Lengkap Sudah Dikantongi Manajemen Persib dan Viking

​Herman Cahya Nugraha menjelaskan bahwa dirinya telah mendapatkan data valid mengenai latar belakang pelaku, mulai dari tempat kerja hingga jadwal shift kerjanya. Tidak butuh waktu lama, informasi sensitif tersebut langsung diteruskan ke pihak-pihak terkait demi menjaga kondusivitas.

​"Dapat update informasi mengenai Muhammad Ihsanudin ini bekerja, outsource di rumah sakit, shift-nya. Udah diberikan ke manajemen Persib dan Ketum Viking," tulis Herman dalam unggahannya.

​Herman juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada netizen dan pencinta sepak bola tanah air yang bergerak cepat membantu mengumpulkan informasi terkait keberadaan oknum tersebut.

​"Dan makasih ke temen-temen yang udah share informasi ini," tambahnya.

​Seruan untuk Tidak Saling Menuduh Antar-Suporter

​Meskipun identitas pelaku sudah terang benderang, Herman meminta kepada seluruh suporter, khususnya Bobotoh, untuk tetap berkepala dingin. 

Dia mengimbau agar tidak ada aksi saling tuduh atau menyudutkan basis suporter tertentu (rival), karena aksi provokasi ini murni merupakan tindakan individu yang tidak memahami esensi sepak bola.

​"Kita enggak usah nembak suporter ini itu, dia emang enggak paham bola, enggak paham perbedaan. Jangan memperkeruh suasana, karena suporter lain pun enggak ada yang setuju sama ini," tegas Herman.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Persib Bandung maupun pengurus pusat Viking Persib Club belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah lanjutan atau sanksi yang akan diberikan kepada oknum yang bersangkutan.


Editor : Firda Rachmawati