Imam Menghadap Makmum Usai Salat Berjamaah: Sunnah atau Makruh? Buya Yahya Beri Penjelasan Tegas

Pernahkah Kamu bertanya-tanya, mengapa setelah selesai salat berjamaah, imam biasanya akan sedikit menggeser duduknya dan menghadap ke arah makmum?

Imam Menghadap Makmum Usai Salat Berjamaah: Sunnah atau Makruh? Buya Yahya Beri Penjelasan Tegas
penjelasan Buya Yahya soal Imam Menghadap Makmum Usai Salat Berjamaah

INILAHKORAN, Bandung – Pernahkah Kamu bertanya-tanya, mengapa setelah selesai salat berjamaah, imam biasanya akan sedikit menggeser duduknya dan menghadap ke arah makmum?

Ternyata, hal ini bukan tanpa alasan lho! Dalam ceramahnya, Buya Yahya memberikan penjelasan tegas terkait hukum Imam Menghadap Makmum Usai Salat Berjamaah.

Menurut Buya Yahya, menghadap ke arah makmum usai salat berjamaah hukumnya sunnah.

Buya Yahya menjelaskan bahwa dengan menghadap ke arah makmum, imam menunjukkan rasa kasih sayang dan perhatiannya kepada para makmum.

Imam juga bisa memberikan nasihat atau arahan singkat kepada makmum.

Lebih lanjut, Buya Yahya menerangkan bahwa menghadap ke arah makmum memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  1. Mempererat hubungan silaturahmi antara imam dan makmum
  2. Menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan dalam salat berjamaah
  3. Memberikan kesempatan kepada makmum untuk bertanya atau menyampaikan aspirasinya kepada imam
  4. Meningkatkan semangat para makmum untuk mengikuti salat berjamaah

Meskipun hukumnya sunnah, namun Buya Yahya menganjurkan para imam untuk selalu menghadap ke arah makmum usai salat berjamaah.

Hal ini sebagai bentuk akhlak mulia dan keteladanan bagi para makmum.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan