Imbas TPS Liar di Tanjakan Endog Parongpong, Warga Pilih Jalan Alternatif

Keberadaan TPS liar yang berada di kawasan Tanjakan Endog, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menuai penolakan warga.

Imbas TPS Liar di Tanjakan Endog Parongpong, Warga Pilih Jalan Alternatif
foto agus satianegara

INILAHKORAN, Ngamprah - Keberadaan TPS liar yang berada di kawasan tanjakan endog, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus menuai penolakan warga.

Sebab, selain mengancam keselamatan pengendara yang melintas, polusi udara yang dari tumpukan sampah itu membuat warga tak nyaman.

Risma (24), mahasiswi yang tiap hari melintasi tanjakan endog itu mengaku hampir terjatuh saat melintas di tanjakan endog.

"Waktu itu pernah malam-malam hujan lewat tanjakan, hampir kepeleset soalnya jalannya licin terus air hitam gitu mengalir ke jalan," kata Risma, Jumat 25 April 2025.

Tak ingin pengalamannya terulang kembali, Risma pun kini memilih jalan memutar melewati jalur alternatif dengan kondisi jalan yang rusak dan penerangan minim.

"Dari situ aku jadi suka muter aja ke jalan tengah. Walaupun kadang takut ya, soalnya jalan situ kan gelap dan sepi juga," ujarnya.

Pengalaman serupa juga dialami warga lainnya, Satria (29). Dirinya mengaku, jalan di kawasan tanjakan endog itu rawan kecelakaan akibat sampah yang tergerus air saat hujan.

Tak cuma itu, bau sampah dari TPS liar itu membuat dirinya kehilangan konsentrasi saat berkendara.

"Sempet gak fokus sih, bau banget kalau hujan. Walaupun itu sudah ditutup pagar bambu juga percuma, tetap kecium," ujarnya.

Satria pun mempertanyakan peran pemerintah dalam pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Apalagi, ada dua titik tumpukan sampah di area tanjakan dan jalur terusan menuju Kampung Lembur Tengah.

"Maksud saya, kenapa sampai di sebuah tanjakan yang ada pohon-pohon dipakai tempat sampah sampai menumpuk gitu, itu sampah juga entah dari mana dan siapa yang buang," imbuhnya.

Satria berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat bisa turun tangan menangani masalah sampah di Sariwangi secara serius. 

Sebab, menurutnya persoalan sampah tersebut sudah lama dibiarkan dan tak kunjung tuntas.

"Masa di lokasi yang miring gini bisa sampai banjir," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, persoalan tumpukan sampah di sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menjadi pekerjaan rumah yang belum mampu diselesaikan pemerintah.

Alhasil, gelombang protes warga terus menyeruak meminta pemerintah segera mengentaskan persoalan sampah tersebut.

Di kawasan tanjakan endog, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong misalnya, warga mengeluhkan tumpukan sampah yang kian tak terkendali. Bahkan, menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) liar.

Padahal, lokasi tersebut merupakan jalan penghubung tiga kota kabupaten, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi. Tak hanya polusi mata, bau tak sedap pun membuat para pengendara yang melintas tak nyaman.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti