Imbas Video Olok-olok Penjual Es Teh Viral, Gus Miftah Ditegur Presiden

Presiden Prabowo Subianto menegur Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, atas pernyataannya yang menyinggung pedagang es teh bernama Sunhaji

Imbas Video Olok-olok Penjual Es Teh Viral, Gus Miftah Ditegur Presiden
Gus MIftah ditegur Presiden/

INILAHKORAN, Bandung - Presiden Prabowo Subianto menegur Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, atas pernyataannya yang menyinggung pedagang es teh bernama Sunhaji. Insiden ini sempat menjadi perhatian publik di media sosial.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, dalam pernyataannya, menyampaikan bahwa teguran disampaikan melalui Sekretaris Kabinet. Presiden meminta Gus Miftah segera meminta maaf kepada Sunhaji.

"Presiden sangat menyayangkan insiden tersebut. Beliau menekankan pentingnya menghormati rakyat kecil, termasuk pedagang kaki lima, nelayan, dan petani yang bekerja keras secara halal demi keluarga," ujar Hasan.

Sebagai tindak lanjut, Gus Miftah diminta langsung menemui Sunhaji di Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. 

Dalam pertemuan tersebut, Sunhaji menerima permintaan maaf Gus Miftah dengan lapang dada dan bahkan mengundangnya untuk menggelar pengajian di desanya.

Hasan juga menegaskan komitmen Presiden dan kabinet untuk terus bekerja keras demi meringankan beban masyarakat kecil dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

"Presiden Prabowo bersama kabinetnya bekerja 7 hari seminggu demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik," tutup Hasan.

Diberitakan sebelumnya, dalam video yang diunggah akun X @Lone_Lynx, Gus Miftah tampak mengisi salah satu acara pengajian yang diadakan ditempat terbuka.

Pada momen itu, penjual es teh berdiri sambil membawa dagangannya di antara jemaah yang hadir.

Lalu Gus Miftah yang melihatnya bertanya kepada penjual soal dagangan es teh yang masih terlihat banyak.

"Es tehmu sih ekeh (masih banyak) nggak?" tanya Gus Miftah.

Alih-alih membeli atau memborong dagangan, utusan khusus Presiden itu malah melemparkan kata kasar kepada pedagang.

"Ya sana jual gobl*k" ujarnya.

"Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah takdir" tambahnya. 


Editor : Firda Rachmawati