Ingin Jadi Kampus Pembeda, Unjani Gembleng 3.500 Mahasiswa Barunya di Pusen Armed

Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (LDKK) selama empat hari tersebut digelar di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Kota Cimahi.

Ingin Jadi Kampus Pembeda, Unjani Gembleng 3.500 Mahasiswa Barunya di Pusen Armed
Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (LDKK) selama empat hari tersebut digelar di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Kota Cimahi.

INILAHKORAN, Cimahi - Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi kembali menggelar kegiatan Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (LDKK) selama empat hari tersebut digelar di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Kota Cimahi.

Dalam LDKK tahun ajaran 2023/2024 tersebut, sebanyak 3.500 mahasiswa baru Unjani digembleng menjadi pribadi yang disiplin, dididik untuk loyal kepada pelatih dan pimpinan. 

Termasuk, dididik untuk selalu bersikap santun dalam kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan LDKK ini diwajibkan bagi mahasiswa baru di lingkungan Kampus Unjani. Mereka yang telah mengikuti kegiatan akan diberikan pin sebagai tanda mahasiswa telah lulus mengikuti LDKK," kata Rektor Unjani, Hikmahanto Juwana kepada wartawan.

Menurutnya, hal tersebut tentu menjadi kebanggaan bagi mahasiswanya, lantaran tidak semua kampus di Indonesia menerapkan pendidikan seperti ini.

"Unjani sudah tiga tahun menggelar Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan yang bekerja sama dengan Pusdik Armed," tuturnya.

"Usai mengikuti seluruh kegiatan LDKK ini, mahasiswa Unjani harus bisa meneladani sikap disiplin, loyalitas, dan santun, yang merupakan karakteristik dari TNI AD," tegasnya. 

Hikmahanto menjelaskan, Unjani merupakan Smart Military University yang berada di bawah naungan TNI AD. Sehingga, pihaknya ingin menanamkan kebanggaan kepada para almamaternya. 

"Oleh karena itu mahasiswanya harus menunjukkan prestasi baik di tingkat nasional ataupun internasional," jelasnya.

Tak hanya itu, Hikmahanto menginginkan Unjani menjadi kampus pembeda dengan perguruan tinggi lainnya. 

Oleh karena itu, LDKK bisa terus dikembangkan dengan melibatkan mahasiswa dari kampus lain. 

"Seperti pada LDKK kali ini ada 10 mahasiswa Universitas Respati Indonesia (Urindo) yang ikut serta," sebutnya.

"Terima kasih kepada mahasiswa Urindo yang telah ikut kegiatan LDKK diharapkan ke depan bisa lebih banyak lagi mengirimkan mahasiswanya, dan juga dari kampus-kampus lain," harapnya. 

Sementara salah seorang peserta LDKK, Andrio Rizki, dari jurusan Teknik Industri Unjani mengakui banyak ilmu yang didapatkannya selama mengikuti pelatihan.

Menurutnya, hal tersebut bisa diterapkan di lingkungan kampus saat menimba ilmu ataupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. 

"Kemarin dilatih seperti sopan santun dan disiplin, jadi kalau makan harus habis, bangun mesti pagi dilanjutkan latihan. Melelahkan tapi sangat berkesan," ungkapnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana