Ingin Lolos Kartu Prakerja Gelombang 25? Begini Caranya!
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 25 telah dibuka. Simak tips lolos Kartu Prakerja di sini. Ingin Lolos Kartu Prakerja Gelombang 25?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 25 telah dibuka. Simak tips lolos Kartu Prakerja di sini.
Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 25 telah dibuka pada Selasa, 29 Maret 2022, pukul 13.00 WIB.
Bagi yang akan mendaftar Kartu Prakerja Gelombang 25 ini, perhatikan tips ini agar bisa lolos.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut tips dan trik agar lolos Kartu Prakerja gelombang 25.
Baca Juga: Gelar Samsore di Bandung Raya dan Bodebek, Bapenda Jabar Akan Libatkan Budayawan
- Pastikan kamu memenuhi syarat sebagai penerima program Kartu Prakerja Gelombang 25 ini.
Syarat-syarat penerima program Kartu Prakerja Gelombang 25 bisa dicek di prakerja.go.id.
- Pastikan agar Nomor Induk Kependudukan (NIK) kamu tidak terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Data Pendidikan Tinggi) dan masih berstatus pelajar/mahasiswa
- Pastikan NIK kamu tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) dengan cara cek di link https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Pastikan NIK kamu tidak terdaftar sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan cara cek di link https://bsu.kemnaker.go.id/
- Jangan mendaftar di hari-hari terakhir pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 25 karena bisa jadi kuota sudah terpenuhi
Baca Juga: Resep Buka Puasa Daging Saos Lada Hitam, Bikin Nambah Terus
Selain itu, perlu diperhatikan juga syarat-syarat bagi pendaftar Kartu Prakerja, di antaranya:
-WNI berusia 18 tahun ke atas.
-Tidak sedang menempuh pendidikan formal.
-Sedang mencari kerja, pekerja/buruh yang terkena PHK, atau pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja, seperti pekerja/buruh yang dirumahkan dan pekerja bukan penerima upah, termasuk pelaku usaha mikro & kecil.
-Bukan penerima bantuan sosial lainnya selama pandemi COVID-19.
-Bukan Pejabat Negara, Pimpinan dan Anggota DPRD, ASN, Prajurit TNI, Anggota Polri, Kepala Desa dan perangkat desa dan Direksi/Komisaris/Dewan Pengawas pada BUMN atau BUMD.
Maksimal 2 NIK dalam 1 KK yang menjadi Penerima Kartu Prakerja.***
Editor : inilahkoran

