Gelar Samsore di Bandung Raya dan Bodebek, Bapenda Jabar Akan Libatkan Budayawan
Bapenda Jabar berencana melibatkan budayawan dalam menerapkan program Samsore untuk wilayah Bandung Raya dan Bodebek pada bulan Ramadhan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Bapenda Jabar berencana melibatkan budayawan dalam menerapkan program Samsat Sore (Samsore) untuk wilayah Bandung Raya dan Bodebek pada bulan Ramadhan.
Melalui layanan ini, warga Jawa Barat khususnya di Bandung Raya dan Bodebek dapat membayar pajak kendaraan sekaligus ngabuburit. Kepala Bapenda Jabar Dedi Taufik mengatakan, selain membayar pajak kendaraan, rencananya pada layanan Samsore itu masyarakat akan mendapatkan hiburan dari budayawan.
Selain itu, juga akan mendapatkan tajil mengingat layanan Samsore ini berlaku pada akhir pekan menjelang waktu buka puasa.
Baca Juga: Wagub Jabar: Isi Kegiatan Ramadhan Bagi Generasi Milenial Untuk Perdalam Islam
"Mungkin kami menyediakan tajil, ada hiburan juga dari budayawan pada saat Samsore berlangsung, agar wajib pajak tidak bosan. Kami bekerjasama dengan dinas terkait, seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk menghadirkan musik tradisional," ujar Dedi, Rabu 30 Maret 2022.
Sebelumnya program ini diberlakukan di Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPPD) Kabupaten Bandung II Soreang atau Samsat Soreang. Melihat respon yang baik itu, maka pihaknya memperluas layanan Samsore ke wilayah lainnya, yaitu Bandung Raya dan Bodebek.
"Layanan ini dihadirkan karena ada target pendapatan yang harus dicapai. Tapi, lebih dari itu, pada dasarnya orientasi kami lebih pada pelayanan maksimal kepada wajib pajak," kata dia.
Baca Juga: Jabar-BP2MI Jalin Kerja Sama Soal Perlindungan Pekerja Migran
Menurutnya, Samsore adalah program layanan pada sore hari untuk memfasilitasi para wajib pajak membayar pajak yang tidak bisa datang di jam kerja.
"Banyak wajib pajak yang tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di jam-jam kerja. Maka kami membuka layanan sore hari dan di akhir pekan. Responnya sangat baik," katanya.
Menurut Dedi, rencana ini sebelumnya sudah disepakati oleh para kepala Samsat. Semuanya menyadari pentingnya momen pemulihan ekonomi, seiring tingkat realisasi vaksinasi COVID-19 yang tinggi.
Baca Juga: Muncul Manifesto di Kalimantan Timur, Indonesia Juara, Ridwan Kamil Presidennya
"Tentu ini berkesinambungan dengan momentum pemulihan ekonomi yang terus digaungkan Pak Gubernur (Ridwan Kamil), dan ada momen ramadan," katanya dia.
Sementara itu, Kepala PPPD Kabupaten II Soreang Doni Firyanto mengatakan Samsore bisa mendongkrak pendapatan di sektor Pajak Kendaraan Bermotor.
Dia sendiri memilih lokasi di Jalan Raya Gading Tutuka, tepatnya di Area Cafe Warsun_id tempat dimana anak anak muda dan komunitas nongkrong.
"Jadi suasananya tidak kaku," ucap dia.
Baca Juga: Wapres - Gubernur Luncurkan Lapak Abah - Ojek Desa
Terpisah, Kepala PPPD Kota Bandung II Kawaluyaan, Ade Sukalsah menilai pelayanan Samsat Sore selama ramadhan di Kota Bandung sangat baik diterapkan.
"Ada tiga alternatif tempat yang disiapkan untuk layanan Samsore Kota Bandung II yaitu di Samsat Outlet Dago Plaza, Samling Lapangan Futsal Supratman dan Kios Samsat Showroom Sanjaya Motor Ciateul," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, pajak kendaraan bermotor masih menjadi primadona pendapatan daerah. Tahun 2023, di sektor ini sudah ditentukan target yang harus tercapai.
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di angka sekira Rp6,2 triliun dan Pajak Kendaraan Bermotor kurang lebih Rp8,8 triliun. (Riantonurdiansyah)
Editor : inilahkoran


