Ini Alasan DPW PAN Jabar Soal Nisya Ahmad...

Sekretaris DPW PAN Jabar Hasbullah Rahmat mengungkapkan alasan soal Nisya Ahmad yang dilantik menjadi anggota DPRD Jabar periode 2024-2029 menggantikan Thoriqoh Nashrullah Fitriyah.

Ini Alasan DPW PAN Jabar Soal Nisya Ahmad...
Hasbullah enggan merinci penyebab Ketua DPC PAN Kabupaten Bandung tersebut mengundurkan diri, sampai akhirnya diganti Nisya Ahmad sebelum pelantikan anggota DPRD Jabar, Senin 2 September 2024 kemarin. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris DPW PAN Jabar Hasbullah Rahmat mengungkapkan alasan soal Nisya Ahmad yang dilantik menjadi anggota DPRD Jabar periode 2024-2029 menggantikan Thoriqoh Nashrullah Fitriyah.

Hasbullah mengatakan, Thoriqoh memang mengundurkan diri sehingga digantikan Nisya Ahmad yang berada di urutan kedua memperoleh suara terbesar pada Pileg 2024 lalu.

Hanya saja, Hasbullah enggan merinci penyebab Ketua DPC PAN Kabupaten Bandung tersebut mengundurkan diri, sampai akhirnya diganti Nisya Ahmad sebelum pelantikan anggota DPRD Jabar, Senin 2 September 2024 kemarin.

Hasbullah menyebut, Thoriqoh merupakan kader PAN potensial dan akan tetap berkarya di bidang politik, meski tak jadi kembali ke DPRD Jabar.

"Jadi karena aturannya, kalau dia mundur kan suara kedua yang naik. Suara kedua ini ada Mbak Anissa, Mbak Thoriqoh mundur, tapi saya lupa tanggalnya ya. Tapi kemungkinan Thoriqoh itu juga akan ada job lain, di luar dari yang dewan. Mungkin oleh partai, dia akan dikaryakan dalam sisi lain. Mungkin nanti ya," kata Hasbullah, Selasa 3 September 2024.

Hasbullah menambahkan, Thoriqoh tetap mendapat tempat dan tugas dari PAN. Walaupun kursi di legislatif Jabar dilepas pada Nisya Ahmad.

"Ini kan kita kader partai. Kalau bicara kader terhadap partai, kan kita harus sami'na watho'na kepada keputusan partai. Kan tadi saya jawab bahwa Teh Thoriqoh mungkin oleh partai akan difungsikan dalam sisi lain," ucapnya.

Soal masih minimnya pengalaman Nisya Ahmad di dunia politik dan parlemen, dia memastikan PAN akan terus memberikan dukungan.

"Ya kan semua orang kalau baru kan nggak ada pengalaman, ya tentu kan ada proses lah. Kita semua harus berprasangka baik kepada orang, mungkin berproses nanti kan dia akan beradaptasi dengan fungsi dewan dan akan belajar," imbuhnya.

Terlepas dari itu Hasbullah menegaskan, pergantian Thoriqoh tidak ada kontroversi, terutama dalam internal PAN. Semua prosedur kata dia terjadi, sampai akhirnya ditetapkan Nisya Ahmad untuk dilantik menjadi anggota DPRD Jabar periode 2024-2029.

"Tetapi yang jelas pergantian Thoriqoh ke Nisya ini tidak secara personal. Tetapi itu memang atas keputusan partai dan secara administratif tentu memang Thoriqoh secara individu, anggota dewan terpilih, kan harus mengundurkan memenuhi ketentuan PAW mengundurkan diri. Itu sudah terpenuhi dengan Thoriqoh membuat surat pengunduran diri dalam konteks administratif. Berarti kan tidak ada masalah di internal partai kita," ujarnya.

Seperti diketahui, Thoriqoh pernah berada di parlemen provinsi periode 2019-2024. Thoriqoh sebetulnya kembali terpilih, dengan perolehan 58.495 suara dari Dapil Jabar II, meliputi daerah Kabupaten Bandung.

Namun, kala pelantikan Anggota DPRD Jabar 2024-2029 pada Senin kemarin di Gedung Merdeka, Thoriqoh tak terlihat hadir. Justru Nisya Ahmad yang dilantik menggantikannya. Adik pesohor Raffi Ahmad itu melenggang ke kursi legislatif, setelah memperoleh 50.422 suara.


Editor : Doni Ramdhani