Ini Alasan Pengelola Bus 'Ogah' Pindah Ke Terminal Cikampek

 Para agen PO bus di Terminal Klari, tak mau pindah ke Terminal Cikampek. Alasannya, terminal yang berada tak jauh dari perbatasan dengan Purwakarta itu tak layak dijadikan persinggahan bus umum.

Ini Alasan Pengelola Bus 'Ogah' Pindah Ke Terminal Cikampek
 
 
INILAH, Karawang - Para agen PO bus di Terminal Klari, tak mau pindah ke Terminal Cikampek. Alasannya, terminal yang berada tak jauh dari perbatasan dengan Purwakarta itu tak layak dijadikan persinggahan bus umum. 
 
 
"Kami sudah survei kesana. Akses jalannya tidak memadai. Buat angkot saja sudah macet, apalagi kalau kita ada di sana. Coba bapak cek saja sendiri ke Cikampek," ujar salah satu pengelola Bus PO Handoyo yang berada di Terminal Klari, Nando Rajagukguk (50) saat ditemui INILAH di lokasi.
 
Dari pengamatan mereka, meski statusnya tipe A, terminal Cikampek belum bisa dianggap memadai bagi mereka. Dalam hal ini, mereka bukan menolak pindah hanya saja karena kondisinya tidak memadai.
 
"Untuk Terminal Klari, selama ini kami anggap sudah layak meskipun memang halaman parkirnya masih sempit. Bukan kami menolak dipindahkan, tapi kondisi di sana tidak memadai," jelas dia. 
 
Selain itu, sambung dia, lokasinya juga tidak strategis. Serta, berada di pusat kemacetan, karena terminal itu berada tak jauh dari Pasar Cikampek. Tak hanya itu, jalan masuk ke dalam terminal, sangat kecil. Sehingga, bus sangat kesulitan untuk keluar-masuk.
 
Nando mengaku, sebelumnya seluruh pengelola sempat diundang untuk membahas kepindahan dari Klari ke Cikampek. Dalam pertemuan itu, para pengelola bus juga sudah mengusulkan supaya fasilitas Terminal Cikampek dilengkapi dan disesuaikan dengan standar layaknya terminal tipe A.
 
Namun, sampai saat ini belum ada perubahan. Jangankan untuk menampung bus, untuk dilintasi angkot saja jalanan ke Terminal Cikampek itu sudah sangat macet. "Minimalnya seperti Terminal Pulogebang, maka kami bersedia pindah," pungkasnya. 
 
Kementerian Perhubungan, saat ini telah membangun terminal tipe A Cikampek sebagai pusat perhubungan angkutan umum darat di Kabupaten Karawang. Seharusnya, sejak Februari lalu lokasi tersebut sudah beroperasi.  Sayangnya, hal ini terkendalan karena adanya penolakan dari para agen pengelola bus (PO). Sehingga, operasional terminal tipe A Cikampek belum bisa dioptimalkan. 
 


Editor : inilahkoran